UGM Terjunkan Tim Observasi Teror Api Misterius di Seyegan Sleman

UGM Terjunkan Tim Observasi Teror Api Misterius di Seyegan Sleman

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Jumat, 29 Mei 2026 17:33 WIB
Garis polisi melintang di rumah warga Seyegan yang mengalami kebakaran berulang selama dua hari terakhir, Minggu (24/5/2026).
Garis polisi melintang di rumah warga Seyegan yang mengalami kebakaran berulang, Minggu (24/5/2026). Foto: Jauh Hari Wawan/detikJogja
Sleman -

Kebakaran berulang di rumah Mutfiati, warga Seyegan, Sleman, yang terjadi selama hampir sepekan terakhir masih menjadi misteri. Fakultas Teknik UGM akan menerjunkan ahli untuk melakukan observasi guna menelusuri sumber dan penyebab kebakaran tersebut.

Koordinator Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) FT UGM Prof Alva Edy Tontowi mengatakan ada tujuh ahli dari 4 departemen yang akan melakukan observasi. Rencananya, tinjauan lapangan dilaksanakan pada Sabtu (30/5) siang.

"Ada tujuh orang. Ya besok kita observasi dulu," kata Prof Alva saat dihubungi wartawan, Jumat (29/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuh ahli itu rinciannya dari Departemen Teknik Mesin dan Industri, Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Departemen Geologi. Ia menjelaskan, langkah awal tim baru akan melihat lokasi yang mengalami kebakaran dan observasi lingkungan sekitar.

"Ya observasinya nanti melihat sumbernya, sumber itu, terus tempat yang kebakaran, terus lingkungannya," katanya.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut peristiwa serupa pernah terjadi di beberapa tempat. Fenomena tersebut masih dapat dijelaskan secara ilmiah.

"Ya ada yang gas metana, ada yang gas bio apa biogass. Macam-macam. Ada yang kebocoran SPBU, ada yang macam-macam," ujar guru besar di Departemen Mesin dan Industri itu.

Oleh karena itu, penelusuran sumber dan penyebab kebakaran di Seyegan ini dilakukan agar tidak ada kebingungan lagi di masyarakat.

"Masyarakat awam kan ya jadi bingung ya. Jan-jane penyebabnya apa gitu, kan. Nah, ini kan dari Fakultas Teknik ini coba dengan ilmu-ilmu yang ada itu kita lihat apa sih sebenarnya yang terjadi," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Mutfiana, mengaku sampai hari ini kejadian kebakaran masih terus terjadi. Terakhir, setelah jumatan ditemukan kejadian alat dapur yang tiba-tiba terbakar.

"(Kalau yang membakar akuarium) Itu kemarin. Hari ini terakhir setelah jumatan api masih muncul," ujar Fia.




(alg/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads