PSIM Jogja resmi melepas penyerang sayap kanan, Kasim Botan ke Semen Padang FC pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Keputusan ini diambil untuk memberi kesempatan Kasim mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, membenarkan kesepakatan transfer tersebut. Ia menyebut persaingan ketat di sektor sayap membuat Kasim minim kesempatan tampil di putaran pertama.
"Betul, kami sudah sepakat untuk transfer Kasim Botan ke Semen Padang di putaran kedua ini," kata Razzi, dalam keterangan resmi yang diterima detikJogja, Kamis (29/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Razzi, kebutuhan jam terbang menjadi pertimbangan utama manajemen melepas Kasim. PSIM berharap Kasim bisa tetap berkembang dan menjaga performanya bersama klub baru.
"Pertimbangan utamanya adalah kebutuhan menit bermain. Di posisinya saat ini, persaingan di PSIM memang sangat ketat," ujarnya.
Selain itu, transfer Kasim juga menjadi bagian dari strategi penyeimbangan skuad Laskar Mataram di paruh kedua kompetisi. PSIM berencana mendatangkan satu pemain baru setelah melepas Kasim.
"Tim harus dikurangi agar kami bisa merekrut satu pemain baru. Pemain baru ini posisinya bek tengah dan dia pemain asing," jelas Razzi.
Transfer ini sekaligus mengakhiri kebersamaan Kasim dengan PSIM. Kontrak sang pemain memang hanya berdurasi satu musim.
"Karena kontraknya hanya satu musim, maka kerja sama kami berakhir seiring dengan transfer ini," tambahnya.
Manajemen PSIM pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi Kasim selama berseragam Laskar Mataram dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya di Semen Padang.
"Harapannya dia bisa memberikan kontribusi maksimal dan menjaga performa terbaiknya hingga akhir musim," pungkas Razzi.
(alg/ams)












































Komentar Terbanyak
Fakta-fakta Anggota Joxzin Dibunuh Saat Tidur Bersama Anak-Istri di Bantul
Perjalanan Eks Kapolresta Sleman Didemosi Buntut Gaduh Kasus Hogi Minaya
Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel di Iran, Ini Sosoknya