Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel buka suara terkait rumor mendatangkan bek asal Belanda, Jop van der Avert pada bursa transfer paruh musim. Ia tak menepis, tak juga membenarkan rumor tersebut.
Van Gastel mengakui sudah mengetahui rumor tersebut. Ia mengatakan, pihak manajemen memang tengah bekerja keras untuk mendatangkan pemain baru, terutama di sektor pertahanan.
"Saya tahu karena manajemen sedang bekerja keras. Semua orang sudah melihat apa yang terjadi di pertandingan terakhir (lawan Persebaya), kami kekurangan pemain, terutama di lini belakang," ujar Van Gastel di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, Kamis (29/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu mengatakan kondisi tersebut membuatnya meminta manajemen segera mencari solusi untuk menambah stok pemain bertahan. Menurutnya, manajemen sudah merespons dengan serius persoalan itu.
"Saya meminta manajemen untuk mencari solusi, mencari pemain bertahan. Mereka sedang bekerja keras untuk masalah ini, tapi saat ini kami masih menunggu," katanya.
"Saya sangat berterima kasih manajemen melihat masalah yang kami hadapi dan mencoba menyelesaikannya. Semoga kami bisa membereskannya," ucapnya.
Terkait sosok Jop van der Avert, Van Gastel mengaku tidak mengenalnya secara pribadi. Namun, ia pernah berhadapan langsung dengan pemain tersebut saat masih aktif bermain di Belanda.
"Saya tidak mengenalnya secara pribadi. Saya pernah bermain melawannya saat dia bermain di Dordrecht, di liga kedua Belanda," jelasnya.
Meski begitu, Van Gastel menegaskan fokus utama PSIM saat ini adalah mencari pemain bertahan, bukan pada satu nama tertentu.
"Intinya kami mencari pemain bertahan karena kami kekurangan stok pemain di posisi itu," tegasnya.
Van Gastel juga mengakui proses perekrutan pemain di jendela transfer saat ini tidak mudah. Banyak pemain baru saja menyelesaikan kompetisi pada akhir November sehingga membutuhkan waktu untuk kembali ke kondisi ideal.
"Kami mencari untuk posisi tertentu, dan ini cukup sulit di jendela transfer karena banyak pemain mengakhiri musim pada akhir November. Jadi butuh waktu untuk membuat mereka bugar kembali. Ini menantang bagi manajemen," pungkasnya.
(aku/afn)












































Komentar Terbanyak
Dua Jambret di Sleman Tewas Nabrak Saat Kabur, Pengejar Malah Jadi Tersangka
Penjelasan Polisi soal Warga Sleman Jadi Tersangka Usai Kejar-Pepet Jambret
Lega Hogi Tersangka Tewasnya 2 Jambret Sleman Usai Bebas dari Gelang GPS