Polisi Ungkap Kendala Buru 4 Buron Pembunuhan Dekat SMAN 3 Jogja

Polisi Ungkap Kendala Buru 4 Buron Pembunuhan Dekat SMAN 3 Jogja

Adji G Rinepta - detikJogja
Senin, 01 Jun 2026 12:55 WIB
Polresta Jogja merilis kasus pembunuhan pelajar di dekat SMAN 3 Jogja
Polresta Jogja merilis kasus pembunuhan pelajar di dekat SMAN 3 Jogja. Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Jogja -

Polisi hingga kini masih terus memburu empat orang terkait kasus pembunuhan pelajar inisial AA (18) di dekat SMAN 3 Jogja, Minggu (17/5) lalu. Polisi pun membeberkan kendala dalam memburu keempat orang itu.

Diketahui, empat orang tersebut yakni tiga pelaku pembunuhan dan satu orang yang berperan menyediakan safe house bari pelaku. Dari empat orang itu, satu di antaranya merupakan otak dari kaburnya keenam pelaku lain yakni pria inisial SR. Hal itu terungkap dari pemeriksaan tiga pelaku yang sudah diamankan petugas.

"4 tersangka masih DPO (daftar pencarian orang), untuk data diri dan alamat para pelaku sudah kami kantongi," ujar Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian saat dihubungi detikJogja, Senin (1/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adrian menjelaskan, belum ditemukannya empat orang tersebut lantaran pihaknya menemui kendala teknis. Namun ia tak merinci detail kendalanya.

ADVERTISEMENT

"(Kendala) Teknis, tapi memang selama ini para terduga pelaku tidak pulang ke rumah," jelas Adrian.

Sebelumnya, Diketahui AA ditemukan tewas dekat SMAN 3 Jogja pada Minggu (17/5). Dia tewas dibacok usai papasan dengan 6 anggota geng di sekitar lokasi.

Polisi pun sudah berhasil mengamankan tiga orang tersangka dalam kasus ini. Mereka yang ditangkap yakni LTF (18) alias Lupek warga Gondokuman, YSF (18) alias Ucup warga Mlati, Sleman. Satu lagi pelaku masih di bawah umur inisial F (17) warga Sleman yang saat kejadian menjadi joki motor.

Sementara 3 pelaku pembunuhan dan 1 orang yang berperan menyediakan safe house bari pelaku masih dikejar. Dari empat orang itu, satu di antaranya merupakan otak dari kaburnya keenam pelaku lain yakni pria inisial SR.

Dari pemeriksaan ketiga pelaku yang sudah tertangkap, terungkap juga bahwa SR yang menyiapkan rumah untuk persembunyian pelaku.

"Dan yang bersangkutan yang menyiapkan rumahnya di sana. Karena yang kenal sama orang di sana, yang memiliki rumah itu yang turut serta membantu yang menyembunyikan," kata Adrian.

Adrian mengatakan polisi masih memburu SR yang diduga berperan penting dalam membantu pelarian para pelaku ke Cilacap. Penyidik juga masih mendalami hubungan SR dengan kelompok lain yang berada di lokasi persembunyian para pelaku.

"Mungkin nanti apabila sudah kita lakukan penangkapan, atau yang bersangkutan menyerahkan diri, sehingga kita baru bisa menggali apa hubungan dari yang bersangkutan dengan kelompok yang di Cilacap," tegasnya.



(afn/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads