6 Manfaat Rebusan Daun Jambu Biji dan Rasanya, Benarkah Ampuh Atasi Diare?

6 Manfaat Rebusan Daun Jambu Biji dan Rasanya, Benarkah Ampuh Atasi Diare?

Anindya Milagsita - detikJogja
Selasa, 06 Jan 2026 09:51 WIB
6 Manfaat Rebusan Daun Jambu Biji dan Rasanya, Benarkah Ampuh Atasi Diare?
Daun jambu biji. (Foto: iStock)
Jogja -

Ada begitu banyak jenis daun di sekitar kita yang ternyata punya segudang manfaat bagi kesehatan. Sebut saja ada daun jambu biji yang dikenal mampu bertindak sebagai obat herbal alami untuk mendukung aspek kesehatan tertentu.

Bagaimana cara membuat air rebusan daun jambu biji? Sebenarnya ada begitu banyak cara mengolah rebusan daun jambu biji yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Namun, ada salah satu cara sederhana membuat rebusan daun jambu biji yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Seperti dijelaskan dalam buku 'Ramuan Herbal Tumpas Penyakit' karya dr Setiawan Dalimartha dan dr Felix Adrian, rebusan daun jambu biji bisa dibuat dengan memetik beberapa lembar jambu biji segar. Lalu siapkan 1 ujung sendok teh garam. Cuci sampai bersih daun jambu biji, lalu haluskan dengan cara ditumbuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau sudah, masukkan garam dan Β½ cangkir air panas ke dalam tumbukan daun jambu biji tadi. Aduk-aduk sebentar, lalu saring. Selain itu, ada juga cara lain yang bisa dicoba, yaitu merebusnya.

Masih dijelaskan dalam buku yang sama, gunakan daun jambu biji yang masih muda sekitar 1 genggang. Lalu cuci bersih dan rebus 3 gelas air. Masukkan daun jambu biji ke dalam air rebusan, tunggu sampai air menyusut. Minum secara rutin dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan.

ADVERTISEMENT

Lantas, apa saja manfaat rebusan daun jambu biji dan bagaimana deskripsi rasanya? Berikut ulasannya.

Poin Utamanya:

  • Rebusan daun jambu biji bermanfaat untuk membantu meredakan berbagai keluhan kesehatan, seperti sariawan, kembung, anyang-anyangan, kram perut menstruasi, hingga mendukung kesehatan jantung berkat kandungan vitamin, serat, dan antioksidan.
  • Rebusan daun jambu biji memiliki rasa sepat akibat kandungan tanin.
  • Minuman herbal ini umumnya dikonsumsi dengan cara direbus dan diminum atau digunakan berkumur, dengan takaran yang disesuaikan usia dan kebutuhan.

Rebusan Daun Jambu Biji untuk Obat Apa Saja?

1. Meringankan Sariawan

Di dalam buku 'Tanaman Obat Keluarga (Revisi)' tulisan Fauziah M, daun jambu biji dikenal sebagai salah satu tanaman herbal yang bisa meringankan sariawan. Seperti yang kita tahu, sariawan memicu rasa tidak nyaman di area mulut. Tak hanya terasa perih, beberapa orang yang mengalami sariawan juga kerap kesulitan untuk sekadar mengunyah makanan atau bersinggungan dengan air yang rasanya asam.

Salah satu cara alami yang bisa dilakukan untuk meredakannya adalah dengan berkumur dengan rebusan daun jambu biji. Caranya cukup mudah, hanya dengan menyiapkan satu genggam daun jambu biji yang masih segar. Lalu rebus di dalam 1 liter air yang mendidih. Tunggu sampai air agak menyusut, lalu gunakan untuk berkumur selagi hangat. Kamu juga bisa mengonsumsinya sebanyak 2 kali sehari.

2. Mengatasi Perut Kembung

Sama halnya dengan sariawan, perut kembung juga memicu rasa tidak nyaman. Kembung biasanya terjadi saat adanya gas yang tidak dapat dikeluarkan melalui mulut atau terjebak di area perut. Untuk meringankan gejalanya, kamu bisa mengonsumsi air rebusan daun jambu biji.

Kali ini daun yang diperlukan yang masih muda dan segar. Caranya masih dijelaskan dari buku yang sama, kamu bisa siapkan 2 cangkir air dan 3 lembar daun jambu biji saja. Kalau sudah, tambahkan Β½ jari kulit kayu pulosari atau 5 butir adas. Rebus bahan-bahan tadi secara bersamaan, lalu saring untuk diambil airnya. Takaran minum untuk anak-anak hanya boleh diberikan 2 sendok makan saja, sedangkan orang dewasa bisa mengonsumsi satu gelas per hari.

3. Meredakan Gejala DBD

Manfaat rebusan daun jambu biji selanjutnya yang tak kalah baik bagi kesehatan adalah mampu meredakan gejala DBD. Seperti halnya dijelaskan dalam buku 'Tanaman Obat & Ramuan Tradisional untuk Mengatasi Demam Berdarah Dengue' karya Dra Suharmiati, Msi Apt dan dr Lestari Handayani, M Med (PH), daun jambu biji kaya kaan tanin, saponin, dan flavonoid.

Di dalam setiap lembar daun jambu biji juga terkandung minyak atsiri yang mampu bermanfaat baik bagi kesehatan. Ekstrak daun jambu biji tua punya komponen yang mampu berkhasiat untuk meredakan gejala Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebab, senyawa tanin dan flavonoid di dalamnya dapat menghambat pertumbuhan virus yang menyebabkan DBD.

Tak hanya sampai di situ saja, sejumlah penelitian menemukan ekstrak daun jambu biji juga dapat meningkatkan jumlah megakariosit di dalam sumsum tulang. Situasi ini terdapat dapat meningkatkan jumlah trombosit di dalam darah.

4. Mengatasi Anyang-anyangan

Bagi sebagian orang istilah anyang-anyangan mungkin tidak asing lagi. Istilah ini merujuk pada seringnya buang air kecil atau buang air dalam jumlah yang sangat sedikit tetapi terlalu sering. Salah satu bahan herbal yang bisa digunakan untuk mengatasi anyang-anyangan adalah daun jambu biji.

Menurut buku 'Atlas Tumbuhan Obat Indonesia' karya Setiawan Dalimartha, daun jambu biji punya kandungan asam amino, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Salah satu gangguan kesehatan yang bisa diatasi dengan daun jambu biji adalah anyang-anyangan. Caranya dengan merebus daun jambu biji segar di dalam air mendidih. Lalu saring dan minum air rebusannya secara rutin.

5. Mengurangi Kram Perut

Banyak wanita yang kerap mengalami kram di bagian perut saat sedang mengalami menstruasi. Untuk mengurangi sensasi tak nyaman yang diakibatkan oleh kram perut, bisa mengonsumsi ekstrak daun jambu biji.

Dijelaskan dalam laman Healthline, ekstrak jambu biji bisa mengurangi intensitas nyeri kram akibat menstruasi. Beberapa peneliti menyebut ekstrak daun jambu biji yang dikonsumsi secara rutin dapat membantu meringankan gejala menstruasi yang menyakitkan hingga pendarahan di bagian rahim.

6. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Selanjutnya, daun jambu biji juga bisa meningkatkan kesehatan jantung. Masih mengacu dari sumber yang sama, sejumlah ilmuwan meyakini daun jambu biji yang kaya akan vitamin dan antioksidan alami mampu melindungi jantung dari kerusakan. Terutama yang diakibatkan oleh radikal bebas.

Kemudian daun jambu biji juga menyimpan kandungan serat larut yang dapat mendukung kesehatan jantung. Tak hanya bagian daunnya saja, tetapi buah jambu biji itu sendiri juga dapat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat yang selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang risiko penyakit jantung.

Bagaimana Rasa Rebusan Daun Jambu Biji?

Setelah mencermati satu demi satu manfaatnya, beberapa orang mungkin akan dibuat penasaran dengan cita rasa yang dihasilkan oleh minuman herbal yang satu ini. Terlebih lagi bagi mereka yang selama ini kebanyakan hanya memanfaatkan buah jambu biji untuk dibuat jus, tanpa pernah mencoba olahan daun dari pohonnya.

Cita rasa dari rebusan daun jambu biji kemungkinan bisa mirip dengan rasa dari daun jambu biji itu sendiri. Terutama saat kamu membuat rebusan daun jambu biji hanya menggunakan air saja, tanpa diberi tambahan bahan apa pun. Sebaliknya, cita rasa rebusan daun jambu biji bisa berbeda-beda, tergantung bahan tambahan yang dimasukkan ke dalamnya.

Menurut 'Buku Obat Sehari-hari' tulisan M Sholekhudin, daun jambu biji punya cita rasa khas berupa sepat. Mengapa? Sebab, di dalamnya ada kandungan tanin. Biasanya daun atau buah yang memiliki cita rasa sepat dikarenakan ada kandungan tanin di dalamnya yang jumlahnya tergolong tinggi.

Tanin dikenal sebagai kandungan yang memicu konstipasi atau sembelit. Saat mengonsumsi buah atau daun yang kaya akan tanin, maka feses berpotensi lebih padat dan tidak gampang keluar. Inilah yang membuat adanya anggapan daun jambu biji bisa membantu mengatasi diare.

Benarkah Rebusan Daun Jambu Biji Ampuh Atasi Diare?

Lantas, kenapa daun jambu biji disebut sebagai obat alami meringankan diare? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu kandungan yang berpotensi meredakan diare adalah tanin. Sebab, tanin memiliki cara kerja yang justru memicu sembelit atau susahnya buang air besar.

Lebih lanjut, mengacu dari buku karya Lelya Hilda, dkk., 'Bunga Rampai Kimia Herbal dan Manfaat', daun jambu biji termasuk tanaman herbal yang bisa meredakan diare maupun sakit perut. Pada setiap lembar daun dari pohon jambu biji terdapat kandungan berupa tanin, glikosida, quercetin, hingga flavonoid.

Dari sekian kandungan yang ada, tanin berperan besar dalam meringankan diare. Ini dikarenakan tanin mampu menyempitkan usus dengan cara pori-pori usus yang menutup. Inilah yang memungkinkan limbah dibuang dengan cara lebih efektif lagi.

Bukan hanya itu saja, daun jambu biji juga memiliki sifat sebagai antibakteri alami. Inilah yang membuat pertumbuhan bakteri di dalam pencernaan yang memicu diare justru bisa ditekan. Tak ayal, daun jambu biji selama ini cukup diandalkan oleh sebagian masyarakat untuk meredakan diare.

Demikian tadi penjelasan mengenai manfaat rebusan daun jambu biji yang memiliki ciri khas rasa sepat. Semoga menjawab, ya.




(sto/dil)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads