Perayaan Natal selalu jadi momen yang penuh kebersamaan. Sanak saudara dan teman datang, berkumpul menikmati dan merayakan hari yang istimewa. Kebersamaan tersebut tentu tidak lepas dari sajian nikmat yang bisa menghidupkan suasana.
Sebuah kebersamaan biasanya memang tidak lepas dari sajian hangat yang nikmat. Begitu pula dengan kebersamaan di malam Natal yang penuh sukacita. Makanan khas daerah sebagai sajian Natal tentu menjadi hal yang unik dan berkesan.
Terlebih lagi jika sanak saudara maupun teman kalian berasal dari luar kota. Makanan khas daerah kalian bisa meninggalkan kesan yang tak terlupakan untuk mereka, lo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, bagi kalian warga Jogja yang ingin membuat sajian Natal yang berkesan, bisa menyajikan makanan khas Jogja. Kali ini detikJogja sudah rangkum 10 makanan khas Jogja yang dikutip dari buku "Kuliner Yogyakarta: Cerita di Balik Nikmatnya" oleh Rifqa Army dan "Jejak Rasa dari Yogyakarta" oleh Agustina Dwi rahayu.
10 Makanan Khas Jogja untuk Menu Natal
1. Bakpia
Bakpia merupakan salah satu makanan khas Jogja yang cocok untuk sajian Natal. Kalian tentu sudah familiar dengan camilan ini, sebab kerap kali menjadi pilihan oleh-oleh ketika berkunjung ke Jogja. Maka dari itu, makanan ini bisa jadi sajian Natal yang bisa membuat tamu kalian terkesan, lo.
Camilan satu ini terbuat dari adonan tepung terigu yang dipanggang dengan isian kacang hijau. Kini isian bakpia lebih variatif lagi, mulai dari keju, coklat, durian, dan sebagainya. Jadi, makanan ini bisa jadi kudapan yang tepat saat berbincang di malam Natal bersama sanak keluarga.
2. Geplak
Makanan khas Jogja selanjutnya yang cocok jadi sajian Natal adalah Geplak. Geplak merupakan makanan khas dari daerah Bantul, Yogyakarta. Makanan yang kecil dengan cita rasa manis ini cocok untuk sajian Natal khususnya anak-anak.
Terlebih lagi, makanan khas Jogja ini memiliki warna yang mencolok, ada yang merah muda, putih, hijau, kuning, dan coklat muda. Makanan warna-warni seperti ini tentu menarik untuk anak-anak. Ditambah dengan kekhasannya sebagai makanan yang kerap kali menjadi pilihan oleh-oleh dari Jogja ini menambah kesan untuk tamu Natal kalian.
Tidak hanya itu, kandungan gula yang tinggi pada geplak menjadikan makanan ini lebih tahan lama. Akan tetapi, perlu diperhatikan dan diawasi juga konsumsinya, jangan sampai berlebihan, ya, detikers.
3. Kipo
Kalau kalian tidak suka Geplak tapi ingin makanan khas Jogja yang manis, masih ada Kipo. Makanan berukuran kecil ini berasal dari Kotagede. Rasanya yang manis dan legit dan bentuknya yang kecil sangat cocok menjadi teman teh saat kumpul keluarga di hari Natal.
Kipo ini memiliki cita rasa manis dari enten-enten atau parutan kelapa yang dicampur gula Jawa sebagai isiannnya. Kipo dibuat dari bahan tepung ketan, santan, garam, gula, daun pandan untuk aroma, dan daun suji untuk pewarna alami. Semua bahan tersebut menjadikan cita rasa Kipo yang manis dan gurih, serta tampilan yang menarik.
4. Yangko
Makanan khas Jogja yang menarik dan cocok untuk sajian Natal lainnya adalah Yangko. Camilan yang berwarna-warni dengan rasa yang manis dan legit ini cocok disajikan untuk tamu di perayaan Natal kalian. Terlebih lagi jika tamunya anak-anak yang biasanya lebih tertarik dengan makanan dengan warna yang menarik.
Yangko berasal dari daerah Kotagede. Makanan khas Jogja satu ini memiliki adonan yang hampir mirip dengan kue moci. Yangko terbuat dari tepung ketan dengan isian olahan dari kacang tanah dan gula. Kini rasa dari Yangko lebih variatif, seperti stroberi, nanas, durian, coklat, dan keju.
5. Wajik
Selanjutnya, ada makanan khas Jogja yang manis lagi, nih. Nama makanan ini adalah wajik. Makanan khas Jogja yang cocok jadi sajian Natal dan membuat tamu kalian terkesan dengan nilai tradisionalnya, lho.
Wajik merupakan makanan tradisional yang biasanya terdapat dalam upacara pernikahan di Jawa. Makanan yang dibuat dari beras ketan ini bersama makanan manis lain, melambangkan kehidupan pernikahan yang manis. Dalam makanan ini terkandung harapan kebahagiaan di masa depan, dan keharmonisan hubungan.
Meski menjadi makanan dalam upacara pernikahan, bukan berarti makanan khas ini tidak boleh disantap di hari-hari lain. Justru akan menjadi hal yang unik dan berkesan jika makanan ini disajikan untuk Natal, lho. Dengan cara yang sama, makanan ini menjadi sajian Natal yang memiliki harapan akan kebahagiaan.
6. Gatot dan Tiwul
Kalian juga bisa menyajikan Gatot dan Tiwul untuk tamu di perayaan Natal nanti, lo. Keunikan rasa dan penyajiannya bisa jadi hal yang mengesankan untuk tamu kalian.
Makanan khas dari daerah Gunungkidul ini berbahan dasar singkong. Pengolahannya dilakukan dengan cara tradisional, unik, dan lama.
Semua proses tersebut mencerminkan kesungguhan dalam membuat sebuah sajian. Maka dari itu, makanan khas Jogja ini bisa jadi sajian Natal yang membuat tamu terkesan.
7. Gudeg
Berbicara soal makanan khas Jogja tentu tidak lupa menyebut satu makanan ini, yakni Gudeg. Gudeg sebagai olahan makanan yang berasal dari nangka ini memang terkenal dari Jogja. Baru mendengar namanya saja, mungkin para tamu di perayaan Natal kalian sudah terkesan, nih.
Gudeg berasal dari istilah Jawa ngahundek atau proses mengaduk. Cara memasaknya pun unik dengan menggunakan kuali atau kendil masak yang dipanasi di atas tungku berbahan kayu bakar. Proses tersebut memakan waktu yang lama, sehingga cita rasa bumbunya lebih merasuk dan nikmat.
Tidak lupa juga dengan berbagai lauk pelengkap Gudeg yang menambah kenikmatan rasanya. Tamu kalian bisa bebas memilih lauk sesuai selera, mulai dari ayam, telur, tempe, tahu, dan sayur krecek pedas.
8. Sate Klatak
Sate Klatak merupakan sate khas Jogja yang berbahan dasar daging kambing muda yang dimasak dengan sederhana, yakni hanya dibumbui garam. Bumbu sederhana tersebut memiliki tujuan agar daging kambing yang dibakar masih bercita rasa original.
Uniknya, tusuk sate Klathak ini bukan dari lidi, tapi menggunakan jeruji besi. Hal tersebut bertujuan agar daging bisa lebih empuk dan matang sempurna. Besi yang merupakan konduktor atau penghantar panas yang baik.
Nama klatak berasal dari bunyi daging yang sedang dibakar. Ketika daging dibakar akan menghasilkan bunyi yang unik, yaitu 'klotak-klotak.'
Penyajian sate Klatak ini dilengkapi dengan nasi putih, kuah gulai, serta potongan kubis dan timun ini cocok untuk sajian Natal. Cita rasa original daging kambing dengan pelengkapnya tentu menjadi hidangan yang berkesan untuk malam Natal kalian.
9. Sego Abang Sayur Lombok Ijo
Makanan terakhir ini bernama Sego Abang Sayur Lombok Ijo yang artinya nasi merah sayur cabe hijau. Makanan satu ini berasal dari Gunungkidul. Kemudian seiring berjalannya waktu, makanan ini menyebar dan banyak ditemukan di daerah-daerah lain di Jogja.
Seperti namanya, nasi pada makanan khas jogja satu ini berwarna merah alami. Nasi merah ini dimasak dengan cara yang khusus agar bisa matang sempurna. Umumnya, beras merah membutuhkan lebih banyak air dan perlu direndam terlebih dahulu selama kurang lebih 30 menit sebelum dimasak.
Sayur tempe lombok hijau menjadi hidangan pelengkap nasi merah. Sayur lombok hijau ini dimasak selayaknya sayur lodeh dengan irisan cabai hijau dan tempe yang dipotong kecil-kecil. Kedua bahan tersebut dimasak dengan santan, sehingga rasanya gurih sekaligus pedas.
Hidangan yang nikmat untuk sajian malam Natal Bersama keluarga, nih. Ketika sanak saudara atau teman baru sampai dari perjalanan jauh, hidangan ini bisa jadi obat dari rasa Lelah mereka, nih.
10. Jenang Garut
Tidak hanya camilan dan makanan berat yang bisa disajikan untuk tamu Natal kalian, bisa juga makan penutup seperti jenang garut. Makanan khas Jogja satu ini merupakan olahan bubur yang berasal dari daerah Kulon Progo.
Jenang Garut dibuat dari tepung garut. Garut merupakan jenis umbi-umbian yang memiliki kandungan serat yang tinggi. Oleh karena itu, tidak hanya cocok untuk anak-anak tapi juga orang tua, sebab makanan ini bagus untuk pencernaan.
Belum lagi dengan cita rasa manis dan gurih yang berasal dari gula pasir dan santannya. Cocok untuk makanan penutup dalam sajian Natal kalian, nih.
Itulah 10 makanan khas Jogja yang cocok untuk sajian Natal. Sajian yang khas tentu memberi kesan baik dan tak terlupakan bagi tamu kalian saat Natal nanti. Selamat Natal penuh suka cita!
Artikel ini ditulis oleh Mardliyyah Hidayati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
