Separuh lebih lulusan SMAN 1 Jogja atau SMAN Teladan diterima sebagai mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun ini.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sri Lestari mengatakan tahun ini ada 184 lulusan SMAN 1 Jogja yang telah diterima di UGM dari total 323 lulusan. Adapun tahun lalu sebanyak 203 lulusan SMAN 1 Jogja diterima di UGM.
"Untuk secara jumlah memang kalau persentasenya turun. Kalau tahun kemarin kan sekitar 208, sekarang 184 itu banyak siswa kami yang sudah diterima di UGM itu tidak diambil atau tidak dilanjutkan, terutama yang jalur IUP dan mandiri," kata Sri saat dihubungi detikJogja, Rabu (19/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri menjelaskan, penurunan jumlah lulusan SMAN 1 Jogja yang melanjutkan studi di UGM lantaran para siswa kini lebih berfokus memilih jurusan.
"Untuk tahun ini lulusan SMA Negeri 1 Yogyakarta memang persebarannya lebih beragam. Tidak hanya fokus di UGM. Kalau dulu kan memang anak-anak sama orang tua itu kan fokusnya di UGM. Nah, sekarang itu anak menyebar dan berbasis jurusan," ungkapnya.
"Jadi, sudah ada yang ke ITB, UI, Undip, Brawijaya. Yang dikejar sekarang jurusan, bukan kampus lagi, termasuk yang ke luar negeri itu kan ada sekitar tujuh. Bahkan ada beberapa yang sudah dinyatakan diterima di IUP UGM itu memilih mandiri di UI atau mandiri di universitas yang lain karena memang sesuai jurusan yang diampu," sambungnya.
Sri menambahkan, siswa lulusan SMAN 1 Jogja pada tahun ini lebih mempertimbangkan program studi yang diambil daripada nama perguruan tinggi.
"Pergeseran dari UGM itu untuk UI sama ITB itu hampir sama dengan tahun kemarin, paling tambahnya hanya satu dan dua dibandingkan dengan kemarin," jelasnya.
"Nah, yang signifikan bertambah itu yang mengambil di ITS, UB sama Unair itu sudah mulai banyak. Jadi, bergesernya sekarang cenderung ke kampus-kampus itu," imbuh Sri.

Komentar Terbanyak
Sederet Kekejaman di Daycare Little Aresha Jogja Terungkap di Sidang
Pemda DIY Layangkan Protes ke BPS soal Desil
Komentar Menohok Dinsos DIY Soal Data Desil Berubah: Nggak Elok