Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta kerap menjadi universitas tujuan favorit para calon mahasiswa. Kampus yang dikenal dengan julukan Kampus Bela Negara ini menawarkan berbagai pilihan program studi yang relevan baik di dunia akademis maupun industri.
Kendati demikian, di tengah ketatnya persaingan jurusan populer seperti Teknik Pertambangan dan Ilmu Komunikasi, ternyata masih terdapat 'permata tersembunyi'. Hal ini merujuk pada program studi dengan jumlah peminat yang lebih sedikit dibandingkan program studi lainnya.
Memilih jurusan sepi peminat bukan berarti memilih masa depan yang kurang cerah, lho, detikers. Langkah ini dapat menjadi strategi untuk memperbesar peluang lolos seleksi masuk perguruan tinggi. Pasalnya, banyak calon mahasiswa yang mengabaikan jurusan-jurusan sepi peminat namun memiliki kebutuhan tenaga kerja yang cukup tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di UPN Veteran Jogja, terdapat beberapa jurusan yang memenuhi kualifikasi tersebut. Bagi detikers maupun calon mahasiswa yang ingin mencari peluang lolos lebih besar sekaligus tetap memiliki masa depan cerah, 5 jurusan berikut bisa menjadi pilihan.
5 Jurusan Sepi Peminat UPN Veteran Jogja
Berikut ini adalah 5 jurusan sepi peminat di UPN Veteran Yogyakarta berdasarkan rasio peminat SNBT 2025, dihimpun dari laman SNPMB.
1. Teknik Geomatika
Teknik Geomatika merupakan bidang ilmu yang relatif baru dan cukup spesifik sehingga peminatnya belum sebanyak jurusan teknik lainnya. Menurut keterangan dari laman Program Studi Teknik Geomatika UPN Veteran Yogyakarta, disiplin yang satu ini mempelajari pengumpulan, analisis, hingga manajemen data geospasial. Mahasiswa akan dekat dengan teknologi pemetaan seperti satelit GPS, drone, hingga Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan kondisi lingkungan secara presisi.
Di dunia kerja, lulusan Teknik Geomatika sangat dibutuhkan karena keahliannya sangat teknis dan jarang ditemui. Beberapa instansi pemerintah seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN) hingga perusahan pertambangan dan konstruksi juga membutuhkan tenaga lulusan jurusan ini. Prospek kerjanya mencakup surveyor, analisis SIG, pemetaan wilayah, hingga konsultan pembangunan.
2. Ekonomi Pembangunan
Jurusan Ekonomi Pembangunan kerap berada di bawah bayang-bayang jurusan Manajemen atau Akuntansi. Padahal, jurusan ini memiliki daya tampung yang cukup besar dengan rasio kelolosan mencapai 16,1%, berada di atas jurusan Akuntansi dengan rasio kelolosan sebesar 10,7%.
Disadur dari laman Ekonomi Pembangunan UPN Veteran Yogyakarta, program studi ini fokus pada analisis masalah ekonomi makro, kebijakan publik, dan strategi pembangunan negara atau daerah. Mahasiswa akan belajar bagaimana cara mengatasi ketimpangan serta merancang kebijakan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
Lulusan program studi ini memiliki banyak prospek kerja, terutama di sektor pemerintahan dan perbankan. Mulai dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Bappeda, hingga analis kebijakan ekonomi. Selain itu, lulusan Ekonomi Pembangunan juga dapat menjadi peneliti ekonomi di lembaga riset, hingga ahli perencanaan di perusahaan swasta.
3. Agroteknologi
Agroteknologi menjadi salah satu jurusan di UPN Veteran Yogyakarta dengan peluang lolos cukup tinggi, yakni mencapai 16,2%. Jurusan ini mengkombinasikan ilmu pertanian dengan teknologi modern untuk mengoptimalkan hasil produksi tanaman. Agroteknologi juga berfokus pada aspek genetika tanaman, perlindungan tanaman, hingga pengelolaan nutrisi tanah.
Peluang karier lulusan Agroteknologi tak hanya terbatas di bidang pertanian saja. Banyak perusahaan perkebunan besar hingga industri pengolahan pangan yang menyerap lulusan dari jurusan ini.
4. Ilmu Tanah
Ilmu Tanah seringkali dianggap sebelah mata karena jarang terdengar dan dibicarakan. Padahal, ilmu yang dipelajari merupakan pondasi dari seluruh kegiatan di muka bumi. Di jurusan ini, mahasiswa umumnya mempelajari karakteristik tanah untuk berbagai kepentingan, mulai dari pertanian hingga konstruksi bangunan.
Meski kerap dianggap sebelah mata, jurusan ini memiliki prospek kerja yang cukup menjanjikan. Lulusan program studi Ilmu Tanah dapat bekerja di instansi seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Keahlian yang dimiliki umumnya dibutuhkan sebagai surveyor pemetaan lahan, hingga analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).
5. Teknik Kimia
Meski menyandang nama teknik, jurusan Teknik Kimia di UPN Veteran Yogyakarta memiliki rasio kelolosan yang cukup bersahabat dibandingkan jurusan primadona seperti Teknik Pertambangan. Berdasar informasi di laman resmi Teknik Kimia UPN Veteran Yogyakarta, jurusan ini tak hanya sekadar mempelajari reaksi kimia di tabung reaksi. Namun juga mempelajari perancangan pabrik kimia, limbah industri, hingga termodinamika dalam skala industri besar.
Lulusan Teknik Kimia juga memiliki jangkauan industri yang sangat luas, mulai dari industri minyak dan gas seperti Pertamina, industri semen, pupuk, hingga industri kosmetik dan makanan. Prospek kariernya meliputi quality control, research and development, hingga ahli manajemen energi. Hampir setiap pabrik manufaktur membutuhkan setidaknya satu insinyur kimia dalam lini produksi.
Demikian informasi tentang 5 jurusan sepi peminat UPN Veteran Yogyakarta yang dapat dijadikan pertimbangan dalam mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru. Semoga bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Ikfina Kamalia Rizki peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal