Eko Suwanto Kenang Guruh Soekarnoputra: Sosok Penjaga Kebudayaan

Eko Suwanto Kenang Guruh Soekarnoputra: Sosok Penjaga Kebudayaan

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Sabtu, 26 Sep 2026 13:55 WIB
Ketua DPC PDIP Kota Jogja, Eko Suwanto.
Ketua DPC PDIP Kota Jogja, Eko Suwanto. Foto: Dok. Istimewa
Jogja -

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja, Eko Suwanto mengenang putra bungsu Presiden Soekarno itu sebagai sosok yang berdedikasi dalam menjaga dan memajukan kebudayaan Indonesia.

"Almarhum Guruh Soekarnoputra adalah orang yang baik, beliau menjadi sosok penjaga kebudayaan Indonesia yang sangat berkomitmen mempertahankan jati diri bangsa melalui karya-karyanya," kata Eko dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).

Eko mengaku mengenal lebih dekat Guruh saat almarhum menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi X. Saat itu, Eko bertugas sebagai Tenaga Ahli Ketua Komisi X DPR RI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Eko, selama berada di parlemen, Guruh turut memperjuangkan kebijakan yang berkaitan dengan pemajuan kebudayaan. Komisi X sendiri membidangi sejumlah sektor, di antaranya pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, dan pariwisata.

ADVERTISEMENT

"Pada masa pengabdiannya di parlemen tersebut, almarhum aktif memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada pemajuan kebudayaan. Saat itu saya tugas sebagai Tenaga Ahli Ketua Komisi X DPR RI, dimana Pak Guruh adalah Anggota Komisi X," ujarnya.

Eko menyebut perhatian Guruh terhadap kebudayaan juga terlihat dari karya-karya yang dihasilkan semasa hidupnya. Mulai dari seni musik, tari hingga berbagai pergelaran kolosal.

Karya-karya tersebut, kata Eko, memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern. Menurutnya, hal itu membuat karya Guruh tetap relevan dan dikenal lintas generasi.

Eko juga mengenang Guruh sebagai sosok yang membawa semangat kebudayaan dalam upaya membangun karakter bangsa. Ia menyebut pemikiran tersebut sejalan dengan gagasan Tri Sakti Bung Karno, khususnya terkait kepribadian dalam kebudayaan.

"Kehilangan sosok maestro kebudayaan seperti almarhum tentu meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar PDI Perjuangan dan keluarga Bung Karno, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Semangat dan dedikasi yang telah ditinggalkan almarhum akan terus menjadi teladan dan api perjuangan almarhum dalam mewujudkan Berkepribadian Dalam Kebudayaan akan terus menyala," kata Eko.



(ahr/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads