Polisi berhasil menangkap dua orang pembuang bayi perempuan yang ditemukan di depan rumah warga di Selomartani, Kalasan, Sleman, Minggu (27/9). Dua orang tersebut juga telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka setelah keduanya diamankan pada hari Rabu (30/9/2026) di wilayah Ngaglik, Sleman," jelas Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro saat dihubungi wartawan, Jumat (2/10/2026).
"Saat ini, kedua tersangka menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Argo pun masih enggan membeberkan rinci identitas dua tersangka pembuang bayi yang diperkirakan baru berusia 5 hari itu. Termasuk hubungan kedua tersangka dengan si jabang bayi.
"Ini dulu saja, intinya kedua tersangka sudah diamankan. Akan dirilis resmi dalam waktu dekat," ungkap Argo.
Diberitakan sebelumnya, kabar penemuan bayi ini juga viral di media sosial. Unggahan tersebut menyertakan foto bayi tersebut yang telah dievakuasi warga. Di sebelah bayi tampak terlihat sebuah tas perlengkapan bayi.
Dimintai konfirmasi, Argo pun membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, bayi ditemukan terbaring di sebuah kursi yang berada di depan rumah warga di Dusun Somosari, Selomartani, siang ini.
"Berdasarkan keterangan saksi, I (61), perempuan, warga Selomartani, Kalasan, sekitar pukul 13.00 WIB mendengar suara tangisan bayi," jelas Argo saat dihubungi, Minggu (27/9).
"Awalnya suara tersebut dikira berasal dari anak tetangga. Namun, sekitar pukul 13.30 WIB, tangisan masih terdengar sehingga saksi kemudian mengecek sumber suara," sambungnya.
Saat diperiksa, lanjut Argo, saksi mendapati seorang bayi perempuan berada di atas kursi di depan rumah milik warga. Saksi kemudian meminta bantuan warga lain yang kemudian membawa bayi tersebut ke Puskesmas Kalasan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
"Polsek Kalasan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP serta pemeriksaan terhadap saksi. Bayi yang diperkirakan berusia 5 hari, dengan panjang 48 cm dan berat 2,95 kilogram, kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Argo.
