Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membuka Program Studi (Prodi) Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) pada Tahun Ajaran 2026/2027. Berikut sederet keunggulan Prodi PKO UMY itu.
Kepala Prodi PKO UMY, Tri Ari Prasetyanto, menjelaskan dibukanya Prodi PKO merupakan bentuk perhatian besar pimpinan universitas terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola. Ari mengatakan, Rektor UMY mendukung pembukaan prodi anyar itu.
"Prodi PKO memang berangkat dari sepak bola. Pak Rektor memang gemar sekali sepak bola, sehingga langsung setuju untuk membuka Prodi Pendidikan dan Kepelatihan Olahraga," kata Ari dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Selasa (12/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaprodi PKO FPH UMY, Tri Ari Prasetyanto. Foto: Dok. UMY |
Prodi PKO UMY menghadirkan kurikulum yang memadukan dasar-dasar cabang olahraga dengan ilmu sains olahraga. Mahasiswa bakal mempelajari berbagai mata kuliah dasar seperti sepak bola, bola voli, bola basket, hingga bulu tangkis. Selain itu, ada juga mata kuliah berbasis sport science seperti biomekanika, anatomi, sport therapy, hingga sport entrepreneurship.
Prodi anyar tersebut turut diperkuat dengan adanya dosen-dosen berlatar belakang keahlian beragam. Ari pun berpengalaman sebagai atlet dan pelatih sepak bola. Sementara dosen lainnya memiliki spesialisasi di bidang futsal, fisioterapi olahraga, bola kecil, bola voli, hingga perwasitan olahraga.
Menurut Ari, keberagaman latar belakang tenaga pengajar tersebut menjadi kekuatan utama prodi dalam menciptakan lulusan yang adaptif dan memiliki kemampuan multidisiplin di bidang olahraga.
"Kami ingin lulusan PKO tidak hanya fokus pada satu cabang olahraga saja, tetapi memiliki wawasan olahraga yang luas dan minimal menguasai beberapa bidang olahraga," jelasnya.
Prodi PKO UMY menargetkan lulusan dapat berkarier di berbagai sektor, mulai dari atlet profesional, pelatih, guru olahraga, personal trainer, hingga entrepreneur di industri olahraga. Mereka juga menargetkan mahasiswa dapat mengantongi lisensi kepelatihan sebelum dinyatakan lulus.
"Harapannya ketika mahasiswa lulus, mereka sudah siap kerja dan memiliki lisensi sesuai bidang kepelatihannya, baik lisensi pelatih sepak bola, voli, maupun cabang olahraga lainnya," tambah Ari.
UMY berharap adanya Prodi PKO menghadirkan warna baru dalam pendidikan kepelatihan olahraga di DIY sekaligus mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, dan siap berkontribusi dalam kemajuan dunia olahraga nasional.
(alg/aku)


Komentar Terbanyak
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Viral Pria Bawa Seprai Putih Disebut Pocong Mau Maling di Gunungkidul
Dadan dkk Ternyata Juga Main-main Penentuan Titik Dapur SPPG