UMY Bakal Kirim Dosen Mengajar di Institut Vatikan

UMY Bakal Kirim Dosen Mengajar di Institut Vatikan

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Senin, 11 Mei 2026 15:59 WIB
Jumpa pers rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Prof. Dr. Achmad Nurmandi di Kampus UMY, Bantul, Senin (11/5/2026).
Jumpa pers rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Prof. Dr. Achmad Nurmandi di Kampus UMY, Bantul, Senin (11/5/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Bantul -

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bakal mengirim dosen-dosennya untuk mengajar di Pontifical Institute for Arabic and Islamic Studies (PISAI), institut studi Arab dan Islam di bawah naungan Vatikan. Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan delegasi Muhammadiyah dan UMY ke Vatikan pada 5-6 Mei 2026 lalu.

Dalam kunjungan itu, rombongan UMY bertemu dengan sejumlah pihak Vatikan hingga Paus Leo XIV. Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi mengatakan PISAI tertarik dengan pemikiran Islam moderat dan berkemajuan yang dikembangkan Muhammadiyah di Indonesia.

"Presiden PISAI, Wahab Silmi yang berasal dari Suriah itu, menyatakan bahwa mereka sangat tertarik dengan pemikir-pemikir dari Asia, terutama dari Indonesia atau dari Muhammadiyah," kata Achmad saat jumpa pers di Kampus UMY, Bantul, Senin (11/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Muhammadiyah dinilai membawa gagasan Islam Wasathiyah atau Islam moderat yang dibutuhkan dunia saat ini di tengah berbagai konflik global.

ADVERTISEMENT

"Di mana Muhammadiyah itu membawa pemikiran Wasathiyah, kemudian moderat, berkemajuan, dan itu sangat dibutuhkan di dunia saat ini," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, UMY berencana mengirim dosen untuk mengajar di PISAI yang selama ini menjadi salah satu lembaga pendidikan bagi pastor dari berbagai negara.

"Dan oleh karena itu, kita akan follow up dengan mengirim banyak dosen-dosen kita untuk mengajar di PISAI, salah satu institut yang mendidik para pastor seluruh dunia di Roma yang di bawah Vatikan," ucapnya.




(alg/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads