Membara Jiwa Seni Den Baguse Ngarso Meski Berprofesi Guru Ekonomi

Membara Jiwa Seni Den Baguse Ngarso Meski Berprofesi Guru Ekonomi

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Kamis, 03 Sep 2026 07:40 WIB
Susilo Nugroho atau Den Baguse Ngarso saat ditemui di kediamannya Mantrijeron, Kota Jogja, Kamis (3/9/2026)
Susilo Nugroho atau Den Baguse Ngarso saat ditemui di kediamannya Mantrijeron, Kota Jogja, Kamis (3/9/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Susilo Nugroho yang lebih dikenal sebagai Den Baguse Ngarso, tokoh antagonis dalam sitkom legendaris Mbangun Deso di TVRI Jogja, ternyata menghabiskan sebagian besar hidupnya sebagai guru ekonomi. Caranya mengajar terbilang unik, yakni menerapkan gaya drama.

Setelah lulus SMA, Susilo sebenarnya ingin melanjutkan kuliah di jurusan sejarah. Namun keinginannya kandas karena tidak diterima di UGM. Atas saran sang ayah, ia kemudian memilih kuliah di IKIP Sanata Dharma jurusan Pendidikan Ekonomi.

"Saya kepengin ambil jurusan sejarah. Waktu SMA itu saya senang sejarah. Bapak saya bilang, 'kamu kalau ambil sejarah nanti jadi apa?' Saya jawab, 'Ya guru sejarah.' Terus bapak bilang, 'Jangan. Ambil ekonomi. Kalau ekonomi bisa jadi guru, bisa jadi pengusaha," ujar Susilo saat ditemui di kediamannya di Mantrijeron, Kota Jogja, Jumat (24/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan itu akhirnya mengantarkannya menjadi seorang guru. Bahkan sebelum lulus kuliah, ia sudah mendapat kesempatan mengajar di SMA Kolese De Britto Jogja berkat tawaran dari kakak tingkatnya yang diterima bekerja di Kompas.

"Menjelang saya lulus, kakak kelas saya ngajar di De Britto. Dia diterima di Kompas, terus bilang, 'Yang di De Britto mau saya lepas, kamu nanti setelah lulus ganti saya.' Akhirnya saya jadi guru di De Britto sebagai guru honorer," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Setelah lulus sekolah, Susilo memilih melanjutkan pendidikan di jurusan ekonomi keguruan. Keputusan itu lebih didasari keinginan untuk memiliki profesi yang jelas daripada mengejar karier di dunia seni.

Usai menyelesaikan kuliah, ia kemudian mengajar ekonomi di sejumlah sekolah. Meski berstatus guru, kecintaannya terhadap teater tak pernah padam. Seusai mengajar, ia tetap aktif mengikuti latihan drama, bermain ketoprak, hingga bergabung dengan kelompok teater.

"Profesi utama ya guru, sampai pensiun. Tapi memang beberapa kali masih aktif lah ikut ketoprak, teater. Pensiun sudah 2019, terakhir mengajar di SMKN 1 Bantul itu," tuturnya.

Dua dunia itu akhirnya berjalan beriringan. Pengalaman sebagai pemain teater justru dibawanya ke dalam ruang kelas.

"Kalau mengajar ekonomi saya pakai drama. Anak-anak saya suruh bermain peran," katanya.


Menurut Susilo, pelajaran ekonomi akan lebih mudah dipahami jika siswa tidak hanya mendengar penjelasan guru, tetapi juga terlibat langsung dalam sebuah simulasi.

Dalam proses belajar mengajar, ia membagi siswa ke dalam beberapa kelompok. Masing-masing mendapat peran berbeda sesuai materi yang sedang dipelajari.

"Misalnya ada yang jadi penjual, ada yang jadi pembeli. Mereka memainkan sendiri situasinya, jadi lebih mudah memahami materinya," ujarnya.

Cara tersebut membuat suasana kelas menjadi lebih hidup. Murid-murid yang biasanya pasif menjadi lebih berani berdiskusi karena belajar melalui praktik.

Baginya, drama bukan sekadar hiburan, tetapi juga media pembelajaran yang efektif. Prinsip itulah yang ia pegang selama puluhan tahun menjadi guru.

"Kalau orang mengalami sendiri, biasanya lebih mudah mengerti daripada hanya mendengarkan teori," tuturnya.

Meski kemudian dikenal luas sebagai Den Baguse Ngarso lewat sitcom Mbangun Deso, Susilo mengaku tak pernah meninggalkan profesinya sebagai guru. Baginya, mengajar dan bermain drama memiliki tujuan yang sama, yakni menyampaikan pesan kepada orang lain dengan cara yang mudah dipahami.

"Intinya bagaimana orang yang melihat atau mengikuti itu bisa memahami apa yang ingin kita sampaikan," pungkasnya.



(afn/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads