Dalam bahasa Indonesia, terdapat istilah antonim atau lawan kata. Nah, di bahasa Jawa, lawan kata dikenal dengan istilah tembung kosok balen. Apa itu?
Berdasarkan keterangan artikel di Jurnal Online Baradha oleh Nisa Aulia dan Sugeng Adipitoyo, kosok balen merujuk pada 2 kata yang memiliki makna berlawanan. Kedua kata yang berlawanan itu dapat berupa tembung kriya, tembung aran, maupun tembung kaanan/kahanan.
Lantas, apa saja kata yang berlawanan dalam bahasa Jawa? Simak dan catat 60+ contoh tembung kosok balen bahasa Jawa dan artinya di bawah ini, yuk!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
60+ Contoh Tembung Kosok Balen Bahasa Jawa dan Artinya
Dirangkum dari buku Kawruh Basa Jawa oleh JB Baswara dan buku Kawruh Basa lan Kagunan Basa oleh Sabar dkk, berikut beberapa tembung kosok balen dan artinya.
- Adhem (dingin) >< Panas
- Andhap (pendek)>< Inggil (tinggi)
- Ageng (besar) >< Alit (kecil)
- Akeh (banyak) >< Sathithik (sedikit)
- Ala (buruk) >< Becik (baik)
- Ambang (mengapung) >< Kelem (tenggelam)
- Asor (kalah, hina) >< Unggul
- Atos (keras) >< Empuk
- Bagus >< Elek (jelek)
- (M)bangir (mancung) >< Pesek
- Begja (beruntung) >< Cilaka (celaka)
- Bungah (senang, bahagia) >< Susah
- Cedhak (dekat) >< Adoh (jauh)
- Cekak (pendek) >< Landhung (panjang)
- Ciyut (sempit) >< Amba (luas)
- Cuwer(encer) >< Kenthel (kental)
- Dhisik (dulu) >< Keri (tertinggal)
- Dhoyong (doyong) >< Jejeg (tegak)
- Ditampik (ditolak) >< Ditampa (diterima)
- Dursila (watak buruk) >< Susila (sopan, beradab)
- Edan (gila) >< Waras
- Gabuk (kosong) >< Isi
- Gelem (mau) >< Emoh (tidak mau)
- Gemi (hemat) >< Ngebreh (boros)
- Gundhul (botak, tidak berambut) >< Ketel (lebat rambutnya)
- Jago (ayam jantan) >< Babon (ayam betina)
- Jemek (becek) >< Kesed (kering)
- Jero (dalam) >< Cethek (dangkal)
- Kalah >< Menang
- Kasoran (kalah) >< Unggul (menang)
- Kurang >< Luwih (lebih)
- Lanang (laki-laki) >< Wadon (perempuan)
- Lantip (cerdas) >< Bodho (bodoh)
- Loma (dermawan) >< Cethil (kikir)
- Lonjong >< Bundher (bundar)
- Mandheg (berhenti) >< Mlaku (jalan)
- Mbanjurake (meneruskan) >< Nyuthel (menamatkan)
- Mempeng (giat) >< Kesed (malas)
- Menehi (memberi) >< Njaluk (meminta)
- Mengkurep (tengkurap) >< Mlumah (telentang)
- Mentah >< Mateng (matang)
- Musuh >< Bala (teman)
- Nangis (menangis) >< Ngguyu (tertawa)
- Ngajeni (menghargai) >< Nyepelekake (menyepelekan)
- Ngati-ati (berhati-hati)>< Sembrana (ceroboh)
- Ngrewangi (membantu) >< Ngrusuhi (mengganggu)
- Nugel (mematahkan) >< Nyambung (menyambung)
- Padhang (terang) >< Peteng (gelap)
- Pinggir >< Tengah
- Pucuk >< Bongkot (pangkal)
- Rawuh (datang) >< Lunga (pergi)
- Resik (bersih) >< Kemproh (kotor)
- Sareh (sabar) >< Kesusu (terburu-buru)
- Sengsara >< Mulya (serba berkecukupan, mulia)
- Sregep (rajin) >< Kesed (malas)
- Sumringah (cerah) >< Pucet (pucat)
- Tambah (bertambah) >< Suda (berkurang)
- Tanpa >< Nganggo (pakai sesuatu)
- Turah (berlebih) >< Kurang
- Urip (hidup) >< Mati
- Urug (menguruk) >< Ndhudhuk (menggali)
- Wuragil (bungsu) >< Pambarep (sulung)
- Yuwono (selamat) >< Cilaka (celaka)
Demikian lebih dari 60 tembung kosok balen bahasa Jawa beserta artinya. Semoga membantu detikers dalam memahami bahasa Jawa, ya!
Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom

Komentar Terbanyak
Ulah Oknum Fotografer 'Kuasai' Pelang Jalan Malioboro demi Cuan
Pelukis Jogja Nasirun Tutup Usia
Alasan di Balik Ditutupnya Belasan Dapur MBG di DIY