Waktu Terbaik Amati Harvest Moon Hari Ini 26 September 2026 dan Tipsnya

Waktu Terbaik Amati Harvest Moon Hari Ini 26 September 2026 dan Tipsnya

Ovilia Putri Ramadhani - detikJogja
Sabtu, 26 Sep 2026 14:53 WIB
Harvest Moon 2017 di Cleveland
Ilustrasi Harvest Moon (Foto: Erik Drost/Wikimedia Commons/CC BY-SA 2.0)
Jogja -

Langit malam akhir September 2026 menyajikan tontonan yang cukup menarik. Apa itu? Ya, benar, ada bulan purnama bernama Harvest Moon yang setiap tahunnya selalu menarik perhatian para pencinta astronomi.

Menurut Almanak 2026 keluaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Harvest Moon jatuh pada Sabtu, 26 September 2026 alias hari ini. Fenomena ini menarik untuk diamati karena Bulan akan muncul dengan tampilan yang sangat terang di langit malam.

Lantas, kapan waktu terbaik untuk mengamati Harvest September 2026? Berikut jam dan tips mengamatinya yang perlu detikers catat!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapan Waktu Terbaik Melihat Harvest Moon 2026?

Dirujuk dari Time and Date, Harvest Moon alias purnama September jatuh pada tanggal 26. Pada malam itu Harvest Moon akan terbit di arah timur setelah Matahari terbenam.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Time and Date dan Almanak 2026 BMKG, Harvest Moon hari ini terjadi pukul 23.49 WIB. Ini adalah waktu terbaik untuk menyaksikan purnama bulan kesembilan kalender Masehi itu.

Sembari menunggu waktunya, detikers bisa memanfaatkan waktu untuk mencari posisi terbaik. Beberapa saat setelah Matahari tenggelam menjadi waktu yang menarik untuk mulai mencari posisi Bulan di arah timur.

Tips Melihat Harvest Moon agar Jelas

Dirujuk dari National Aeronautics and Space Administration (NASA), detikers tidak perlu peralatan astronomi mahal untuk menikmati Bulan. Bulan dapat dilihat dengan menggunakan mata telanjang, binokular, maupun teleskop.

Kalau kamu ingin melihat detail permukaan dengan lebih jelas, maka binokular bisa menjadi pilihan. Binokular dengan pembesaran 7x adalah batas minimal, sedangkan pembesaran 10x atau 15x dapat memberikan detail lebih banyak. Penggunaan tripod sebagai penyangga membantumu menyaksikan bulan dengan lebih stabil.

Lokasi juga tak kalah penting. Pilih tempat yang memiliki pandangan luas ke arah timur dan tidak tertutup gedung, pepohonan, atau bukit. Apabila berniat mengambil gambar, carilah lokasi sejak siang hari agar tidak tergesa-gesa dan bisa menemukan spot terbaik.

Satu hal yang tidak kalah penting adalah kondisi langit. Bulan memang terang, tetapi awan tebal berpotensi menghalangi pandangan.

Karena itu, sebelum keluar untuk mengamati pada 26 September, detikers disarankan mengecek terlebih dahulu prakiraan cuaca di wilayah masing-masing. Pilih tempat dengan horizon timur yang terbuka dan minim penghalang.

Pun, bila cuaca kurang mendukung pada malam 26 September, jangan langsung menyerah. Bulan akan tetap tampak sangat dekat dengan fase purnama pada malam di sekitarnya sehingga masih bisa dinikmati meskipun tingkat pencahayaannya tidak begitu maksimal karena terhalang.

Kenapa Purnama September Disebut Harvest Moon?

Membaca artikel ini dari awal mungkin menimbulkan tanda tanya di benak detikers. Salah satunya adalah kenapa purnama September diberi nama Harvest Moon?

Dilansir Farmers' Almanac, sebutan Harvest Moon berasal dari tradisi lama yang berkaitan dengan masa panen. Bulan purnama yang terjadi dekat dengan ekuinoks September secara historis dianggap membantu memberikan cahaya tambahan pada malam hari.

Cahaya Bulan yang terang dan waktu terbit yang relatif berdekatan dari malam ke malam membuat petani pada masa lalu memiliki tambahan penerangan untuk melakukan pekerjaan setelah Matahari terbenam. Karena itulah nama 'Harvest Moon' disematkan, karena berkaitan dengan sejarah dan tradisi masyarakat daripada perubahan fisik khusus pada Bulan.

Harvest Moon Berdekatan dengan Saturnus-Neptunus

Harvest Moon tahun ini tidak 'tampil' sendirian. Pada 26 September, Bulan akan terlihat di sekitar Saturnus dan Neptunus sehingga membentuk susunan menarik di langit.

Saturnus relatif lebih mudah ditemukan karena dapat terlihat dengan mata telanjang, berbeda dengan Neptunus yang jauh lebih redup. Neptunus memiliki magnitudo sekitar 8 sehingga tidak terlihat dengan mata tanpa alat dan membutuhkan binokular atau teleskop.

Demikian pembahasan lengkap mengenai waktu terbaik mengamati Harvest Moon September hari ini. Semoga bermanfaat dan selamat memanjakan mata, ya, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Ovilia Putri Ramadhani Mahasiswa Magang Pendidikan di detikcom



(num/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads