Harga Gori di Pasar Beringharjo Ngegas Jelang Lebaran

Harga Gori di Pasar Beringharjo Ngegas Jelang Lebaran

Adji G Rinepta - detikJogja
Senin, 09 Mar 2026 12:15 WIB
Harga gori naik.
Pedagang gori atau nangka muda di Pasar Beringharjo, Jogja, Senin (9/3/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Harga nangka muda atau gori mulai merangkak naik sejalan dengan permintaan pasar yang terus meningkat jelang Lebaran. Pasalnya, gori menjadi komoditi yang paling banyak dicari di Jogja lantaran bahan utama pembuatan gudeg.

Salah satu pedagang gori di Pasar Beringharjo, Giarti, mengungkap dagangannya juga banyak diborong pengusaha rumah makan Padang. Naiknya harga gori, menurut Giarti, sudah terasa sejak sepekan terakhir.

"Alhamdulillah ada sedikit kenaikan, ketimbang kemarin ini sudah ada peningkatan sekitar 20-30% lah. Seminggu sebelum puasa itu bener-bener sepi," jelas Giarti saat ditemui di lapaknya di Pasar Beringharjo, Senin (9/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah sekitar semingguan (harga naik). Insyaallah iya (menjelang Lebaran harga semakin naik) karena permintaan terus naik, kan spesifik untuk gudeg juga (rumah makan) Padang," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Meski perlahan naik, Giarti memprediksi harga gori tidak akan meledak seperti dua tahun silam. Artinya, harga masih tetap akan di bawah batas wajar.

"Kalau dua tahun lalu kan bener-bener nggak ada, sampai harganya itu Rp 40 ribu (per kilo)," papar Giarti.

"Harganya sekarang Rp 16 ribu standar yang barangnya bagus, yang ngecer segitu harganya Rp 16-17 ribu (per kilo)," imbuhnya. Sebelumnya, harganya sekitar Rp 10-12 ribu.

Selain itu, Giarti juga memastikan stok gori aman setidaknya sampai Lebaran meski permintaan diprediksi akan terus naik.

"Sekarang per hari (bisa menjual) dua kuintal lah, nanti (mendekati lebaran) bisa sampai tiga (kuintal)," terang Giarti.

Ia melanjutkan, pihaknya mengambil nangka muda tersebut dari Kebumen, Jawa Tengah.

"Stok kita ambil dari Kebumen, Alhamdulillah Kebumen sudah musim. Kita memang ambil dari sana (Kebumen), di sini ndak ada, kurang kering, ndak bagus buat gudeg," pungkasnya.




(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads