Mini bus yang membawa rombongan wisata asal Nglipar terguling usai tidak kuat menanjak di Jalan Wonosari-Baron, Karanglor, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul usai dievakuasi. Akibatnya, lima penumpang mengalami luka-luka.
"Benar, satu unit mini bus rombongan wisata dari Nglipar tidak kuat menanjak dan terguling di Jalan Wonosari-Baron, Tanjungsari," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Sugiyanto saat dihubungi detikJogja, Senin (19/10/2026).
Sugiyanto melanjutkan, kecelakaan tunggal itu terjadi hari Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Sedangkan awalnya, mini bus bernomor polisi AB 7520 CD yang dikemudikan HW (66), warga Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul melaju dari awah Baron ke Wonosari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai di TKP, tepatnya pada jalan menikung dan sedikit menanjak, mini bus diduga tidak kuat menanjak," ujarnya.
Alhasil, HW tidak bisa menguasai laju kendaraannya. Hal tersebut membuat mini bus melaju mundur.
"Karena tidak kuat menanjak, mini bus mundur lalu terguling ke sebelah kanan jalan," ucapnya.
Sugiyanto juga mengungkapkan, bahwa beberapa orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Namun, Sugiyanto menyebut luka-luka tersebut terbilang ringan.
"Ada lima penumpang yang luka, untuk lukanya seperti luka lebam dan lecet-lecet," katanya.
Secara rinci, kelima korban luka-luka itu masing-masing adalah perempuan NM (41), warga Kedungpoh yang mengalami luka lebam pada bagian punggung. Selanjutnya perempuan, SF (16), warga Kedungpoh mengalami luka memar pada paha kiri dan dada sesak.
Lebih lanjut, korban luka selanjutnya adalah J (47), warga Kedungpoh yang mengalami luka lebam di bagian punggung, lecet bagian telinga dan kepala memar. Untuk korban keempat adalah laki-laki, MB (15), warga Kedungpoh yang mengalami luka tangan kanan terkelupas dan bagian dahi lebam.
Sedangkan korban kelima adalah perempuan, W (54), warha Kedungpoh. Sugiyanto menyebut, W mengalami sesak pada bagian dada.
"Semua korban sudah mendapatkan penanganan medis dari RSUD Saptosari," ucapnya.
