Pembalap Asal Wedomartani Sleman Target Posisi 3 Klasemen Moto3 Junior 2026

Pembalap Asal Wedomartani Sleman Target Posisi 3 Klasemen Moto3 Junior 2026

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 28 Sep 2026 16:24 WIB
Kiandra Ramadhipa
Kiandra Ramadhipa. Foto: Dok. Astra Honda
Sleman -

Pembalap muda asal Padukuhan Pokoh, Wedomartani, Sleman, DIY Kiandra Ramadhipa masih punya asa untuk merebut posisi tiga klasemen akhir Moto3 Junior 2026. Peluang masih sangat terbuka bagi pembalap 16 tahun ini untuk bisa bercokol di 3 besar.

Saat ini pembalap kelahiran 4 Desember 2009 di Sleman, Yogyakarta menempati posisi empat klasemen sementara dengan mengoleksi 113 poin. Ia tertinggal 23 poin dari posisi ketiga. Dengan selisih itu Rama masih punya peluang untuk merangsek ke posisi tiga besar.

Tentunya, Rama juga harus habis-habisnya untuk mendapatkan poin di seri pamungkas FIM MotoJunior World Championship di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, 16-18 Oktober 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di balapan sebelumnya, Rama cukup bersinar dengan menempati podium kedua pada race 1 dan finish posisi keempat pada race dua Moto3 Junior World Championship di MotorLand Aragón, Spanyol, Minggu, (27/9). Raihan ini merupakan podium ketiganya pada musim 2026.

Dikutip dari detikOto, Senin (28/9/2026) selama balapan, Rama begitu gigih di barisan depan. Race pertama dimulai. Rama start dari posisi kelima, dia langsung ngegas. Pada lap pertama, dia naik ke posisi empat, dua lap kemudian sudah merebut posisi terdepan. Duel makin sengit karena 12 pebalap berjubel di grup depan. Dengan NSF250RW, Rama terus menekan sampai lap terakhir dan finis kedua, hanya terpaut 0,037 detik dari pemenang.

ADVERTISEMENT

Di race 2, Rama kembali tancap gas dan bertahan di grup depan. Rider Honda Asia-Dream Racing Junior Team ini sempat memimpin di lap kelima dan terus berebut podium. Sayang, di lintasan lurus menjelang finis, dua pebalap memanfaatkan slipstream dan menyalipnya. Rama harus puas finis keempat.

"Saya merasa percaya diri di kedua balapan. Race 1 berjalan cukup baik dan saya berhasil meraih podium. Pada Race 2, kondisi lintasan lebih panas sehingga balapan terasa lebih sulit. Saya terus berusaha hingga tikungan terakhir dan berhasil finis di posisi keempat. Meski begitu, saya tetap mendapatkan poin penting di Aragón dan membuka peluang lebih besar untuk dapat meraih posisi tiga besar klasemen pebalap di akhir musim. Masih terdapat satu kesempatan di Misano. Saya akan berusaha keras, terima kasih untuk seluruh tim dan semua yang mendukung," ucap Ramadhipa.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya menyatakan apresiasi atas perjuangan Ramadhipa dan tim menghadapi seri Aragon. Bekal penting di seri ini menjadi modal positif dalam menghadapi seri terakhir.

"Keberhasilannya raih podium 2 di race 1 dan finish di posisi 4 pada race 2 semoga jadi modal positif bagi Ramadhipa untuk menghadapi seri terakhir di Misano. Semoga Ramadhipa bisa memaksimalkan potensinya dan menutup musim dengan performa terbaiknya," ujar Andy.

Pertarungan Rama untuk perebutan juara ketiga di klasemen akhir akan menjadi pelecut mimpi yang sudah dibangunnya sejak kecil. Dikutip dari laman Red Bull, Rama sudah tertarik dengan dunia balap ketika ayahnya mengajak dirinya menonton balapan BMX.

Selain itu, kakak perempuannya juga merupakan mantan pembalap BMW, sehingga menambah ketertarikannya dengan dunia balap. Sejak saat itu, ia kemudian mulai mengikuti berbagai ajang balap motor.

Debut Balap Kiandra

Kiandra Ramadhipa memulai debut balapnya sejak tahun 2013, ketika masih berusia sangat muda. Dirujuk dari situs Red Bull, ia mengawali perjalanan kariernya dari berbagai kejuaraan seperti MX National Championship pada tahun 2014 dan BMX Cross Championship pada tahun 2015.

Kemudian, ia melanjutkan kompetisi di ajang Junior MiniPrix dan Minimoto Regional Championship pada tahun 2017.

Pada tahun 2018, ia mulai menunjukkan potensinya dengan meraih dua kemenangan di Regional MiniGP Championship. Memasuki tahun 2019 hingga 2021, Kiandra aktif di kejuaraan nasional seperti OnePrix dan Yamaha Cup Race. Pada kompetisi OnePrix National Championship, ia berhasil menjadi runner-up di kategori rookie.

Performa Kiandra semakin meningkat pada tahun 2022 yang menjadi salah satu titik penting dalam kariernya. Ia berhasil menjadi juara MotoPrix National Championship kategori rookie serta finis sebagai runner-up di ajang Asia Road Racing Championship kelas UB150. Prestasinya tersebut kian berlanjut pada tahun 2023 dengan meraih posisi ketiga di kompetisi Thailand Talent Cup dan MotoPrix National Championship kategori novice.

Kemudian, puncak perkembangan kariernya terjadi pada musim 2024 ketika ia tampil mengesankan dengan finis di posisi ketiga Asia Road Racing Championship kelas AP250 dengan tiga kemenangan serta posisi keempat Asia Talent Cup dengan dua kemenangan. Kemudian, ia memulai debutnya di European Talent Cup (ETC) setelah dua kali berhasil menjadi pemenang balapan di ajang Asia Talent Cup 2024.

Prestasi ini berhasil mengantarkannya melaju ke level Eropa dan membuka jalannya menuju ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup. Pada tahun 2025, ia berhasil finis di posisi kedelapan klasemen Red Bull MotoGP Rookies Cup. Ia juga berhasil mengamankan posisi kelima di European Talent Cup dengan dua kemenangan dan menjadikannya masuk ke dalam Top 5 ETC 2025.

Prestasi Kiandra Ramadhipa

Selama terjun di dunia balap motor, Kiandra Ramadhipa telah mencatatkan sejumlah prestasi gemilang. Berdasarkan informasi dari situs MotoGP, pada ajang Asia Talent Cup 2024, ia berjasil meraih dua kemenangan balapan dan finis di posisi keempat klasemen akhir.

Pada musim 2025, Kiandra semakin menunjukkan kemampuannya dengan meraih podium kedua di Sachsenring dalam ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup serta mengamankan dua kemenangan di European Talent Cup. Tidak hanya itu, ia juga berhasil menutup musim dengan posisi kedelapan klasemen Rookies Cup.

Dilansir detikSport, Kiandra Ramadhipa sukses meraih kemenangan pada race 2 di Jerez, Spanyol. Meski memulai balapan dari posisi ke-17, ia mampu tampil luar biasa dan berhasil finis pertama dengan catatan waktu 25 menit 48,363 detik.

Hasil tersebut tentu menjadi bukti kemampuannya yang kuat sebagai pebalap muda Indonesia. Di balik pencapaiannya tersebut, pebalap asal Sleman ini bukan sosok yang mencapai posisinya sekarang secara instan. Perjalanan kariernya yang dimulai sejak kecil menjadi faktor penting yang mengantarkannya hingga titik ini.

Lantas, siapa sebenarnya Kiandra Ramadhipa itu? Bagaimana sepak terjangnya sebelum menjadi juara race 2 Red Bull Rookies Cup 2026 seri Spanyol? Berikut informasi lengkap terkait profil pebalap muda asal Sleman ini.

Halaman 2 dari 2
(apl/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads