Sebelum Ramadhan benar-benar tiba, umat Islam yang masih memiliki utang puasa harus melunasinya terlebih dahulu. Oleh karena itu, hitungan mundur Ramadhan 2027 perlu diketahui setiap muslim.
Sebagaimana detikers ketahui, Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Hijriah. Bulan mulia ini tiba setelah Syaban, sebelum Syawal. Padanya, berbagai amal agung dikerjakan, seperti puasa wajib dan sholat Tarawih.
Berbeda dengan kalender Masehi yang tanggal pertamanya tetap, awal bulan Hijriah bisa berlainan dari tahun ke tahun. Teruntuk Ramadhan, pemerintah Indonesia menetapkannya via sidang isbat yang mengombinasikan hitungan (hisab) dengan rukyatul hilal.
Dengan demikian, tanggal pasti awal Ramadhan 2027 versi pemerintah belum bisa diketahui sekarang. Namun, detikers perlu mengecek prediksinya sehingga dapat mempertimbangkan waktu mengerjakan puasa Qadha.
Langsung saja, cek hitung mundur Ramadhan 2027 di bawah ini, yuk!
Hitung Mundur Ramadhan 2027
Begini prediksi pemerintah dan Muhammadiyah terkait awal Ramadhan 2027.
Tanggal Ramadhan 2027 Versi Pemerintah
Salah satu sumber untuk mengetahui prediksi awal Ramadhan versi pemerintah adalah kalender keluaran Kementerian Agama. Namun, sampai berita ini dibuat, Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2027 belum ada.
Sumber lain untuk mengetahui prediksi pemerintah adalah Almanak 2027 dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Berdasarkan data hisab, BMKG memprediksi Ramadhan 1448 H dimulai pada Senin, 8 Februari 2027.
Dengan demikian, Ramadhan 2027 akan tiba dalam waktu 143 hari lagi. Perlu diingat, tanggal di atas hanyalah prediksi. Penetapan pemerintah akan dilakukan pada akhir Syaban mendatang lewat sidang isbat.
Data hisab BMKG menyebut Ramadhan 2027 berlangsung genap 30 hari sampai 9 Maret 2026. Idul Fitri tanggal 1 Syawal alias lebaran jatuh pada Rabu, 10 Maret 2027.
Tanggal Ramadhan 2027 Versi Muhammadiyah
Senada dengan pemerintah, Muhammadiyah belum mengeluarkan penetapan resmi awal Ramadhan 2027. Namun, perkiraannya bisa dilihat dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Dilihat dari KHGT 1448 H, Ramadhan 2027 dimulai pada 8 Februari 2027, sama dengan perkiraan pemerintah. Bedanya, Ramadhan versi Muhammadiyah hanya berlangsung 29 hari sampai 8 Maret 2027 saja.
Batas Puasa Qadha Sampai Kapan?
Pertama-tama, perlu detikers pahami bahwasanya puasa Qadha Ramadhan hukumnya wajib bagi yang mampu. Dilansir Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah tulisan Nur Solikhin, dasarnya adalah firman Allah SWT:
اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗوَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗوَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
Artinya: "(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan,itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS Al-Baqarah: 184)
Puasa Qadha Ramadhan boleh dikerjakan berturut-turut atau terpisah-pisah, sesuai kemampuan dan kondisi. Batas akhirnya, adalah sebelum Ramadhan tahun depan tiba.
Itu artinya, detikers masih boleh melunasi utang puasa ini sampai Syaban 1448 H. Dirujuk dari buku Rangkuman tentang Qadha Puasa oleh Abu Ghozie as-Sundawie, hal ini sebagaimana dilakukan Aisyah radhiyallahu anha:
"Aku dahulu punya kewajiban puasa. Aku tidaklah bisa membayar utang puasa tersebut kecuali pada bulan Syaban karena kesibukan dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." (HR Bukhari no 1950 dan Muslim no 1146)
Dengan demikian, detikers masih memiliki kurang lebih 140 hari lagi untuk membayar lunas utang puasa Ramadhan. Apabila sedang luang, detikers disarankan segera menyelesaikannya.
Niat Puasa Qadha Ramadhan
Bagi detikers yang mengikuti pendapat sunnahnya membaca niat, begini niat puasa Qadha Ramadhan, dikutip dari NU Online:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an qadha'i fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."
Demikian hitungan mundur Ramadhan 2027 versi pemerintah dan Muhammadiyah lengkap batas waktu puasa Qadha. Semoga bermanfaat!
Simak Video "Video Zulhas: Kita Harus Swasembada Pangan karena Itu Kehormatan Petani RI"
(num/apl)