- Kalender Hijriah Hari Ini 19 Januari 2026 Kalender Hijriah 19 Januari 2026 Menurut Pemerintah Kalender Hijriah 19 Januari 2026 Menurut NU Kalender Hijriah 19 Januari 2026 Menurut Muhammadiyah
- Dalil Kewajiban Puasa Qadha Ramadhan
- Batas Waktu Puasa Qadha Ramadhan
- FAQ tentang Kalender Hijriah Hari Ini 1. Apa patokan kalender Hijriah? 2. Apa metode penentuan awal bulan Hijriah? 3. Kapan batas puasa qadha Ramadhan?
Perbedaan patokan kalender Masehi dan Hijriah dalam menentukan awal bulan menyebabkan tanggal yang berlainan pula. Kalender Masehi menggunakan dasar pergerakan Matahari, sedangkan kalender Hijriah mengacu pada Bulan.
Masyarakat Indonesia biasa menjadikan tanggalan Masehi sebagai panduan hidup sehari-hari. Padanya, tanggal-tanggal peringatan besar, baik nasional maupun internasional, ditetapkan. Begitu pula libur nasional dan cuti bersama.
Namun, tanggalan Hijriah tetap diperlukan. Mengingat, mayoritas orang Indonesia menganut agama Islam dan syariat-syariatnya dikerjakan berdasar kalender Hijriah. Di antaranya adalah sholat Idul Fitri, puasa sunnah Ayyamul Bidh, dan penyembelihan hewan kurban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui tanggal Hijriah yang tepat setiap hari. Bagaimana dengan hari ini? Simak konversi Senin, 19 Januari 2026, ke dalam tanggalan Hijriah menurut pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah via uraian berikut.
Kalender Hijriah Hari Ini 19 Januari 2026
Kalender Hijriah 19 Januari 2026 Menurut Pemerintah
Tanggal hijriah versi pemerintah tertera dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang dirilis Kementerian Agama. Melalui kalender itu, pemerintah mengonversi 1 Rajab 1447 H menjadi Minggu, 21 Desember 2025.
Bulan haram (mulia/terhormat) ini berlangsung genap 30 hari hingga 19 Januari 2026 mendatang. Lalu, pada 20 Januari 2026, Rajab resmi digantikan Syaban, bulan yang padanya, Nabi Muhammad SAW paling banyak berpuasa.
Atas acuan itu, pemerintah mengonversi 19 Januari 2026 menjadi 30 Rajab 1447 H.
Kalender Hijriah 19 Januari 2026 Menurut NU
Dilihat dari Instagram Lembaga Falakiyah (LF) NU, @falakiyahnu, 1 Rajab 1447 H jatuh pada Senin, 22 Desember 2025. Pasalnya, sampai Sabtu, 20 Desember 2025, tidak terlihat hilal sehingga metode penyempurnaan alias istikmal dipakai.
"Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Rajab 1447 H bertepatan dengan Senin Pon 22 Desember 2025 M (mulai malam Senin) atas dasar istikmal," bunyi keterangan dalam Pengumuman Nomor: 110/PB.08/A.II.11.13/13/12/2025 tentang Awal Bulan Rajab 1447 H.
Atas dasar informasi tersebut, NU menetapkan 19 Januari 2026 sebagai 29 Rajab 1447 H.
Kalender Hijriah 19 Januari 2026 Menurut Muhammadiyah
Dilihat dari laman Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menulis Rajab 1447 H dimulai pada Ahad/Minggu, 21 Desember 2025. Sama dengan versi pemerintah, Muhammadiyah menetapkan Rajab berlangsung 30 hari genap hingga 19 Januari 2026.
Sebagai informasi, KHGT adalah versi termutakhir upaya umat Islam sedunia untuk menyatukan tanggalan, dilaporkan laman Suara Muhammadiyah. KHGT berprinsip 1 hari untuk 1 tanggal di seluruh dunia sehingga tidak ada lagi perbedaan. Kalender ini mulai dipedomani Muhammadiyah sejak tahun 1447 H.
Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan 19 Januari 2026 sebagai 30 Rajab 1447 H.
Dalil Kewajiban Puasa Qadha Ramadhan
Ada kalanya, seorang muslim jatuh sakit atau terhalang hal lain sehingga tidak memungkinkan untuk mengerjakan puasa Ramadhan. Dengan keringanan yang diberikan Allah SWT, puasa Ramadhan boleh ditinggalkan, asalkan menggantinya pada lain waktu.
Dalil kewajiban puasa qadha Ramadhan ini difirmankan langsung oleh-Nya dalam Al-Quran:
اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗوَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗوَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
Artinya: "(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS al-Baqarah: 184)
Batas Waktu Puasa Qadha Ramadhan
Dirujuk dari buku Tobat: Kembali kepada Allah oleh Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, batas waktu puasa qadha Ramadhan adalah hingga Ramadhan berikutnya datang. Oleh karena itu, bulan Syaban yang sudah ada di depan mata perlu dimaksimalkan.
Sebagaimana detikers ketahui, Syaban adalah bulan terakhir sebelum Ramadhan. Pada bulan ini, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam sering mengisi hari-harinya dengan puasa.
Bagi umat Islam yang masih memiliki utang, tentu yang terbaik adalah melunasi utang itu dahulu. Al-Lajnah ad-Da'imah, lembaga fatwa Arab Saudi, pernah menerangkan duduk perkara ini sebagaimana dijelaskan dalam buku Catatan Fikih Puasa Sunnah oleh Hari Ahadi:
ولو صام يوم عرفة عن بعض أيام رمضان لكان أولى من صيامه تطوعا ؛ لأن الفرض مقدم على النافلة، وهو أولى بالعناية
Artinya: "Seandainya seseorang membayar hutang puasa di hari Arafah, maka ini lebih utama daripada dia meniatkannya puasa sunnah. Karena amalan wajib (meng-qadha puasa) lebih diprioritaskan daripada yang sunnah dan lebih pantas untuk diberikan perhatian." (Al-Majmu'ah al-Ula, X/399)
Setelah menunaikan kewajiban utang Ramadhan, umat Islam dapat mengisi Syaban dengan puasa-puasa sunnah. Mengerjakan puasa qadha Ramadhan pada bulan Syaban bukanlah hal terlarang. Dikutip dari buku Rangkuman tentang Qadha Puasa oleh Abu Ghozie as-Sundawie, Aisyah RA berkata:
كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَهُ إِلَّا فِي شَعْبَانَ الشُّغْلُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، أَوْ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Artinya: "Aku dahulu punya kewajiban puasa. Aku tidaklah bisa membayar utang puasa tersebut kecuali pada bulan Syaban karena kesibukan dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." (HR Bukhari no 1950 dan Muslim no 1146)
Apabila Ramadhan berikutnya sampai terlewat, para ulama berlainan pendapat. Ada yang mewajibkan pelunasan utang puasa ditambah membayar fidyah, sedangkan pendapat lain menyebut tidak perlunya fidyah.
Wallahu a'lam bish-shawab.
Demikian kalender Hijriah hari ini, Senin, 19 Januari 2026 dan batas waktu puasa qadha Ramadhan. Semoga bermanfaat.
FAQ tentang Kalender Hijriah Hari Ini
1. Apa patokan kalender Hijriah?
Kalender Hijriah mendasarkan tanggalannya kepada pergerakan bulan. Lain halnya dengan kalender Masehi yang memanfaatkan Matahari.
2. Apa metode penentuan awal bulan Hijriah?
Secara garis besar, ada 3 metode, yakni hilal, istikmal, dan hisab. Hilal adalah pemantauan langsung bulan baru di langit malam. Istikmal merupakan metode penyempurnaan hari bulan berjalan menjadi 30 hari bila hilal (bulan baru) tidak nampak. Sementara itu, hisab adalah menentukan awal bulan dengan penghitungan astronomi.
3. Kapan batas puasa qadha Ramadhan?
Sampai sebelum Ramadhan berikutnya tiba. Dasarnya adalah hadits Aisyah yang melunasi utangnya pada bulan Syaban.
(sto/alg)
