Lagi-lagi Sultan HB X Jadi Korban Rekayasa AI

Lagi-lagi Sultan HB X Jadi Korban Rekayasa AI

Tim detikJogja - detikJogja
Rabu, 09 Sep 2026 08:00 WIB
Gubernur DIY Sultan HB X jadi korban rekayasa AI
Gubernur DIY Sultan HB X jadi korban rekayasa AI. Foto: Ig @humasjogja
Jogja -

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kembali jadi korban rekayasa AI. Kali ini video Sultan HB X dibuat untuk iklan leasing.

Video tersebut memperlihatkan suara dan gerak bibir Sultan HB X dimanipulasi menggunakan video lama. Sultan terlihat seolah mempromosikan layanan keuangan tertentu.

Pemda DIY telah menepis kabar itu dan menyatakan video itu merupakan hoaks. Koordinator Substansi Bagian Humas Biro Umum, Humas, dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, menyatakan pihaknya telah membuat video klarifikasi karena khawatir masih ada yang percaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesuai ketugasan, kami merasa perlu menyampaikan kepada masyarakat video hoaks yang mengatasnamakan Bapak Gubernur. Video tersebut terkesan Bapak Gubernur mempromosikan jasa pengelolaan keuangan yang memberikan keuntungan penggunanya, typical scam," katanya kepada detikJogja lewat pesan singkat, Selasa (8/9/2026).

"Jika dilihat dari kasat mata banyak kejanggalan dari video tersebut, namun ternyata banyak yang memberikan respons positif terhadap unggahan video tersebut di Facebook. Artinya mungkin masih ada yang menganggap video tersebut benar," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Belum Ada Rencana Lapor

Ditya menambahkan, hingga saat ini belum ada langkah untuk membawa kasus video tersebut ke ranah hukum. Ia hanya berharap masyarakat bisa lebih berhati-hati jika menemukan hal serupa.

"Sampai sejauh ini belum ada arah ke sana, untuk pelaporan resmi," katanya.

Untuk itu, pihaknya menyatakan akan membuat sosialisasi baik secara online maupun offline.

"Pembuatan konten di atas salah satu sosialisasinya. Kemudian ada juga sosialisasi-sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kominfo yang dilakukan secara offline, dengan sasaran masyarakat di tingkat kalurahan," katanya.

Pernah Jadi Korban AI untuk Penipuan

Sebelumnya, Sultan HB X juga pernah menjadi korban kasus serupa pada akhir Juli lalu. Waktu itu, ada video seolah-olah Sultan HB X menyampaikan pernyataan seperti sebuah pengumuman informasi pembayaran suatu barang.

"Jadi lebih ke scam ya, penipuan itu. Jadi, di video itu, kurang lebih disampaikan bahwa Ngarsa Dalem itu mempromosikan, jadi seolah-olah agar pembayaran terhadap suatu barang itu bisa dilakukan sebelum barang itu dikirim. Dan menyebut merchant, artinya kan itu nggak mungkin kan disampaikan oleh beliau," ujar Ditya saat dijumpai di Kompleks Kepatihan Kota Jogja, Rabu (22/7).

Adapun awal mula terungkapnya kejadian ini, kata Ditya, berawal dari pihaknya yang diberi laporan adanya video yang beredar di aplikasi perpesanan WhatsApp dari Putri kedua Sultan, GKR Condrokirono.

"Kami tidak tahu mulai kapan video itu beredar, namun Gusti Condokirono menghubungi kami kemarin sekitar pukul 5 sore. Jadi ada teman atau kolega beliau itu di-share melalui WA. Jadi itu video WhatsApp ya, bukan, bukan melalui medsos," terang Ditya

"Pertama, kami diminta untuk mengecek apakah di Humas pernah mengambil video tersebut. Kedua, memastikan kalau memang bukan, apakah itu disinyalir menggunakan AI. Nah setelah kami cek videonya, ternyata memang benar Ngarsa Dalem tidak pernah melakukan wawancara seperti itu, statement seperti itu, dan kami pastikan itu menggunakan AI," imbuhnya.

Ditya melanjutkan, Pemda DIY tidak mengetahui apakah sudah ada korban akibat video tersebut. Namun, disinyalir kolega yang membagikan video tersebut ke Gusti Condrokirono adalah calon korban yang mencoba mengkroscek kebenaran video itu.



(afn/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads