Kebakaran Lereng Merapi Kena Jilat Guguran Lava

Round up

Kebakaran Lereng Merapi Kena Jilat Guguran Lava

Tim detikJogja - detikJogja
Minggu, 30 Agu 2026 05:06 WIB
Gunung Merapi erupsi, Jumat (28/8) malam
Gunung Merapi erupsi, Jumat (28/8) malam. Foto: Dok. Badan Geologi
Jogja -

Gunung Merapi sempat menunjukkan aktivitas erupsi pada Jumat (28/8) malam. Hutan di lereng gunung tersebut juga sempat mengalami kebakaran.

Viral di Media Sosial

Kondisi hutan yang menyala di lereng Merapi akibat kebakaran sempat beredar di media sosial. Salah satunya lewat unggahan akun Instagram @febri.vpv.

Dalam unggahan tersebut terlihat api berkobar di sekitar hutan di kawasan lereng Gunung Merapi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hutan lereng merapi kebakaran dari pagi gelap sampai terang masih kebakaran semoga tidak meluas dan cepat padam. Kebakaran berada di sisi barat lereng merapi di cenggerpas," tulis akun tersebut dilihat detikJogja, Sabtu (29/8/2026).

ADVERTISEMENT

Kebakaran di Jurangrejo

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Tutut Heri Wibowo saat dihubungi wartawan membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut api sempat menyala hingga Sabtu pagi.

"Tadi malam dan pagi tadi (masih tampak kebakaran)," kata Tutut saat dihubungi wartawan, Sabtu (29/8/2026).

Tutut melanjutkan, berdasarkan pantauan video, kebakaran terjadi di titik Jurangjero.

"Hasil pantauan kawan di pos Karhut Srumbung aman, asap tadi pagi ada namun dari guguran lava panas. Kalau didekati juga membahayakan petugas. Sekarang petugas juga masih memantau," jelasnya.

Membakar Vegetasi

Kepala BPPTKG DIY, Agus Budi Santoso menyebut api yang berkobar itu membakar vegetasi. Beruntung api tidak menjalar dan dapat padam dengan sendirinya.

"Betul (sempat membakar vegetasi). Kira-kira paling 100 meter persegi," ujarnya kepada detikJogja.

Agus memastikan tidak ada dampak terhadap masyarakat maupun permukiman akibat kejadian tersebut. Saat ini status Gunung merapi juga masih siaga di Level III.

"Nggak ada (dampak). Masih Siaga karena masih ada erupsi, tapi tidak sampai permukiman," pungkasnya.



(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads