Dua bangkai penyu jumbo ditemukan terdampar di Pantai Nglolang dan Pantai Sepanjang, Gunungkidul. Kondisinya pun memprihatinkan karena sudah berbau.
"Jadi akhir pekan ini ada dua penyu mati yang terdampar di pantai," ucap Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto saat dihubungi, Minggu (23/8/2026).
Penemuan bangkai penyu jumbo itu awalnya terjadi di Pantai Sepanjang pada Sabtu, 22 Agustus 2026 lalu. Penyu itu ditemukan pedagang bernama Fajar (38).
"Saksi lalu melihat ada penyu terdampar di pinggir pantai dan setelah didekati ternyata penyu sudah mati dan mengeluarkan bau busuk," kata Surisdiyanto.
Temuan bangkai penyu itu lalu dilaporkan saksi ke petugas Satlinmas yang bertugas. Selanjutnya penyu jumbo itu pun dievakuasi.
"Untuk jenis penyu belum diketahui, tapi beratnya sekitar 20 kilogram, panjangnya sekitar 60 sentimeter dan lebarnya sekitar 30 sentimeter," ujarnya.
Penampakan penyu yang mati di pinggir Pansela Gunungkidul, Minggu (223/8/2026_. Foto: dok. Satlimas SAR Wilayah II Baron |
Hanya selang sehari, pada Minggu (23/8) sekitar pukul 11.00 WIB, bangkai penyu kembali ditemukan di Pantai Nglolang oleh anggotanya yang sedang patroli. Kali ini penyu yang ditemukan berukuran 65 cm, lebar 35 cm, dan berat sekitar 30 kg.
"Setelah dicek, ternyata penyu berukuran besar itu sudah mati dan mengeluarkan bau busuk," kata Surisdiyanto.
Penyebab matinya penyu ini pun tidak diketahui. Namun, penyu itu diduga sudah mati lebih dari 24 jam.
"Karena sudah mengeluarkan bau tidak sedap, tadi penyu langsung dikubur di pasiran," ucapnya.

