Teror Anjing Liar Serang Ternak di Playen, DPP Gunungkidul Turun Tangan

Teror Anjing Liar Serang Ternak di Playen, DPP Gunungkidul Turun Tangan

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Minggu, 23 Agu 2026 20:09 WIB
3 kambing mati digigit anjing misterius di Gunungkidul
Penampakan bangkai kambing yang digigit anjing liar di Gunungkidul. (Foto: Dok Istimewa)
Gunungkidul -

Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul menyebut tengah melakukan surveilans atau pengawasan terkait serangan anjing liaar terhadap ternak di Playen, Gunungkidul. DPP juga meminta agar pemilik ternak memperkuat kandangnya.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) DPP Gunungkidul, Retno Widyastuti, mengaku telah mengetahui informasi tersebut. Retno mengatakan petugas UPT Puskeswan Playen tengah melakukan surveilans terkait detail kejadian tersebut.

"Melakukan surveilans. Surveilans dilakukan oleh UPT Puskeswan Playen terkait kapan kejadian, hewan pelaku dan ternak yang menjadi kurban," kata Retno saat dihubungi detikJogja, Minggu (23/8/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, DPP meminta kepada peternak di Playen agar memberikan lampu penerangan pada kandang. Bahkan, apabila ada ternak yang pemeliharaannya ada di ladang agar sementara memindahkannya ke rumah dulu.

ADVERTISEMENT

"Diimbau peternak memperkuat kandang ternak. Kami juga secara berkala akan melakukan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah hewan ternak milik warga Padukuhan Sayangan, Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen digigit anjing misterius. Hewan seperti kambing dan unggas mati akibat kejadian itu.

Kabar matinya sejumlah hewan ternak itu menjadi viral di media sosial. Dalam beberapa unggahan, terlihat beberapa hewan ternak mati dengan luka bekas gigitan anjing.

Ketua Jaga Warga Dusun Sayangan, Teguh Sayogi membenarkan peristiwa itu. Ia menyebut total ada 3 ekor kambing dan 1 unggas yang mati.

"Warga yang menjadi korban ada 2 ekor kambing mati digigit anjing. Juga ada 1 ekor kambing dan 1 unggas (mati) pada beberapa malam lalu," ujar Teguh saat dihubungi detikJogja, Sabtu (22/8).

Teguh menyebut, matinya hewan ternak tersebut lantaran serangan dari dua ekor anjing liar. Ia menambahkan, anjing tersebut biasanya beraksi pada malam hari.

"Karena serangan anjing, dan terpantau anjing ada dua ekor dengan warna satu putih besar dan satu hitam ukuran sedang. Kejadian rata-rata pukul 23.30-01.30 WIB. Kebiasaan anjing tersebut mendatangi dan menyerang ternak kambing yang habis beranak, tapi yang menjadi korban biasanya kambing yang diikat di luar kandang," jelasnya.



(ams/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads