Infografis: Cara Memberantas Kamitetep yang Meresahkan

Infografis: Cara Memberantas Kamitetep yang Meresahkan

Sri Wahyuni Oktafia, Nur Umar Akashi - detikJogja
Rabu, 19 Agu 2026 11:15 WIB
Infografis Cara Memberantas Kamitetep
Infografis Cara Memberantas Kamitetep (Foto: detikJogja)
Jogja -

Kehadiran kamitetep di rumah adalah hal yang tidak diinginkan siapa pun. Bukan hanya merusak estetika, larva serangga satu ini berpotensi menimbulkan kerusakan maupun menyebabkan gatal-gatal anggota tubuh.

Dirujuk dari laman ASK IFAS University of Florida, kamitetep adalah fase larva dari ngengat bernama ilmiah Phereoeca uterella. Mereka hidup di lingkungan yang lembap agar bisa tumbuh kembang maksimal. Karenanya, kamitetep mudah sekali dijumpai di Indonesia yang notabene memiliki iklim tropis.

Bentuknya yang khas membuat kamitetep gampang dikenali. Mereka tampak seperti seonggok debu berbentuk lonjong berwarna cokelat keabu-abuan. Sejatinya, itu adalah kantong kamitetep, bukan larvanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cangkang atau kantong tersebut memang dibawa kamitetep ke mana-mana. Mereka membuatnya dari bahan-bahan yang berserak; debu, kotoran, rambut, hingga pasir. Setiap kali larva kamitetep berganti kulit, kantongnya turut diperbesar.

Usai berkembang sempurna, larva kamitetep akan membungkus dirinya menjadi kepompong. Kemudian, keluar sebagai ngengat dewasa dengan ukuran sayap 10 sampai 13 milimeter (betina) atau 7-9 milimeter (jantan).

ADVERTISEMENT

Bahaya Kamitetep untuk Kesehatan

Apabila ditanya menggigit atau tidak, kamitetep tidak melakukannya sebagaimana penjelasan di laman Native Pest Management. Namun, larva Phereoeca uterella ini bisa 'melukai' manusia dengan cara lain.

Ratna Yuniati, Dosen Departemen Biologi FMIPA Universitas Indonesia, menyebut kamitetep berpotensi menyebabkan ruam di kulit. Bisa juga berbentuk bintik kemerahan yang terasa gatal menyiksa.

"Tanda pada kulit jika sudah terkena kamitetep adalah bisa berupa ruam atau bintik kemerahan yang terasa gatal," ujarnya, dikutip dari laman Departemen Biologi UI, Rabu (19/8/2026).

Prof Edhi Martono, pakar ilmu serangga dan hama tumbuhan dari Fakultas Pertanian UGM, mengatakan hal serupa. Kontak dengan kamitetep disebutnya menimbulkan rasa gatal, mirip efek bersentuhan dengan ulat bulu.

"Kalo sampai kesentuh kemudian menjadi kemerah-merahan gitu kan, seperti kena ulat berbulu. gatal-gatalnya juga tidak khas kan, sama saja dengan gatal-gatal kayak yang lain," terangnya, dirujuk dari detikHealth.

Cara Memberantas Kamitetep

Lalu, bagaimana cara memberantas kamitetep di rumah? Coba lakukan 13 cara memberantasnya yang sudah dirangkum dalam infografis di atas. Semoga membantu, ya, detikers!



(num/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads