Damkar Sleman Masih Siaga Pantau Trans Home Usai Kebakaran

Damkar Sleman Masih Siaga Pantau Trans Home Usai Kebakaran

Tim detikJogja - detikJogja
Minggu, 04 Okt 2026 07:40 WIB
Penampakan Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Sleman, yang terbakar hebat pada Jumat (2/10/2026).
Penampakan Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Sleman, yang terbakar hebat pada Jumat (2/10/2026). Foto: dok. detikJogja
Jogja -

Pemadam kebakaran (damkar) masih bersiaga di lokasi terbakarnya toko bangunan Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Kalitirto, Berbah, Sleman. Insiden memilukan ini menewaskan dua karyawannya.

"Armada standby di belakang satu unit dengan tiga personel untuk merespons kondisi di basement," kata Kabid Damkar Satpol-PP Sleman, Gunardi, saat dihubungi detikJogja, Sabtu (3/10/2026).

Gunardi melanjutkan, operasi pemadaman sendiri sudah ditutup pada Jumat (2/10). "Operasi sudah ditutup tadi malem (Jumat 2/10)," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia berujar, selama pemadaman, pihaknya berhasil menjinakkan api di lantai 1 hingga 3. Sementara basement sendiri masih menyisakan asap.

ADVERTISEMENT

"Lantai 1, 2, dan 3 sudah hijau. Tinggal basement yang masih ada asap tapi sudah menipis," tuturnya.

Kebakaran Terjadi Kamis

Sebelumnya diberitakan, Lurah Kalitirto, Ari Hadi, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

"Tadi sekitar jam 13.00 WIB. Untuk sementara belum diketahui penyebabnya, masih pemadaman," kata dia saat diminta konfirmasi detikJogja, Kamis (1/10) siang.

Dikatakan Ari, objek yang terbakar toko bahan bangunan. Lokasi di tepi Jalan Jogja-Solo arah Jogja

Dua karyawati W dan S menjadi korban kebakaran toko bangunan Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Kecamatan Berbah, Sleman. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Kondisinya tadi kita temukan sudah henti napas dan henti nadi. Untuk selanjutnya kita bawa ke RS Bhayangkara," kata koordinator unit siaga SAR Sleman, Basarnas Yogyakarta, Dedi Prasetyo kepada awak media.

Dedi mengatakan, pemadaman oleh tim gabungan dilakukan pukul 14.00 WIB. Dari informasi awal ada dua karyawan yang terjebak.

"Kita lakukan koordinasi dan evakuasi karena dari info awal ada dua yang terjebak di dalam. Pertama kita harus memastikan lokasi steril aman dari api serta asap, baru kita lakukan evakuasi korban," terang Dedi.



(apu/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads