Heboh Kericuhan Usai Laga Bola di Bantul, Begini Kata Polisi

Heboh Kericuhan Usai Laga Bola di Bantul, Begini Kata Polisi

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 10 Agu 2026 13:20 WIB
GENOA, ITALY - OCTOBER 22: Players of Sampdoria are seen in silhouettes during the warming up session before the Serie A match between UC Sampdoria and Spezia Calcio at Stadio Luigi Ferraris on October 22, 2021 in Genoa, Italy. (Photo by Getty Images)
Ilustrasi. Foto: Getty Images/Getty Images
Bantul -

Postingan berupa video yang menarasikan adanya kericuhan usai pertandingan Liga Bantul 2026 di Ringinharjo, Bantul viral di media sosial. Polisi menyebut kericuhan itu akibat penonton mengejek pemain dari tim yang kalah.

"Halo @badanligabantul tindak tegas sesuai aturan yang telah dibuat ya. Sudah 2x kali kejadian ya dalam 2 hari ini. Video ini peristiwa di Lapangan Ringinharjo sore tadi (9/8)," kata akun Instagram @jogja_guardian seperti dilihat detikJogja hari ini.

Kapolsek Bantul, Kompol Rapiqoh, membenarkan kejadian tersebut. Rapiqoh menjelaskan, awalnya berlangsung pertandingan Liga Bantul 2026 antara Putratama FC melawan Nine RAS Semail di Lapangan Dwi Sapta Ringinharjo, Minggu (9/8) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertandingan kemarin itu ditonton sekitar 50 orang," katanya kepada detikJogja di Polsek Bantul, Senin (10/8/2026).

ADVERTISEMENT

Memasuki pukul 17.35 WIB pertandingan tersebut berakhir. Di mana hasilnya Putratama FC menang dengan skor telak 9-0 atas Nine RAS Semail.

"Setelah pertandingan berakhir 9-0 untuk kemenangan Putratama FC, ada salah satu penonton di luar pagar mengejek dengan cara teriak 'woy kalah' gitu," ujarnya.

Teriakan itu terdengar oleh pemain Nine RAS Semail yang masih berada di lapangan. Bahkan, beberapa pemain akhirnya berlari ke luar pagar untuk mendatangi orang yang mengejek tersebut.

"Mungkin karena merasa tidak terima, pemain Nine RAS Semail kemudian lompat pagar dan mencari orang yang mengejek itu tadi," ucapnya.

Saat itu polisi yang tengah melakukan pengamanan di sekitar lapangan pertandingan langsung bergerak. Upaya dilakukan untuk mencegah gesekan antara penonton dan pemain.

"Tidak sampai bergesekan dan setelah itu penonton membubarkan diri. Jadi tidak ada kejadian yang lebih lanjut," katanya.

Berkaca dari kejadian tersebut, Rapiqoh memastikan akan memperkuat pengamanan saat lanjutan pertandingan Liga Bantul 2026 di wilayahnya.

"Ke depannya kita akan lebih antisipasi agar hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," ujarnya.



(apl/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads