Kecelakaan maut terjadi di Moyudan, Sleman, pagi tadi. Toyota Avanza oleng hingga memakan jalur berlawanan kemudian menghajar tiga motor yang sedang melaju dari arah berlawanan. Akibatnya 2 pengendara motor tewas dan 3 orang lainnya luka berat.
Dari dokumentasi usai kejadian yang diterima detikJogja, tampak bagian depan mobil Avanza ringsek cukup parah yang menandakan benturan yang terjadi cukup keras. Sepeda motor yang ditabrak pun rusak cukup parah.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro mengatakan kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Ngapak-Kentheng, tepatnya di depan Ngudi Rahayu 3, wilayah Puluhan, Sumberarum, Moyudan, Sleman, sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza dan tiga sepeda motor, masing-masing Yamaha Jupiter, Honda Megapro dan Honda Supra," terang Argo saat dihubungi wartawan, Minggu (9/8/2026).
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, Argo mengatakan, kecelakaan bermula saat Avanza melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi kejadian, Avanza tiba-tiba oleng hingga memakan jalur berlawanan.
"Kendaraan (mobil) tiba-tiba oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah timur menuju barat melaju tiga sepeda motor secara berurutan," papar Argo.
"Karena jarak yang sudah dekat, pengemudi sepeda motor tidak dapat menghindari kendaraan sehingga terjadi benturan. Akibat kejadian tersebut, ketiga sepeda motor terjatuh dan para pengendara maupun pembonceng mengalami luka-luka," sambungnya.
Setidaknya ada lima korban akibat kejadian ini. Tiga korban mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis. Mereka yakni RS (53), perempuan, warga Tridadi, Sleman, pembonceng Honda Megapro mengalami cedera kepala berat serta patah tulang pada bagian tubuhnya.
Lalu MTM (18), perempuan, warga Sumberarum, Moyudan, pembonceng Honda Supra yang mengalami patah tulang kaki. Kemudian AS (43), laki-laki, warga Sumberarum, Moyudan, pengendara Yamaha Jupiter yang mengalami luka pada bagian kepala dan tangan.
"Dua orang meninggal dunia, pertama LM (61), laki-laki, warga Sumberarum, Moyudan, yang merupakan pengendara Honda Supra. Korban mengalami luka berat dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit," ujar Argo.
"Korban meninggal dunia lainnya yakni DS (53), laki-laki, warga Tridadi, Sleman, pengendara Honda Megapro. Korban mengalami sejumlah luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian," sambungnya.
Sementara pengemudi Toyota Avanza berinisial APCN (30), laki-laki, warga Piyungan, Bantul, juga mengalami luka pada bagian kepala dan bibir serta menjalani perawatan di rumah sakit.
Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi, kemudian mengamankan barang bukti, mengecek kondisi korban di rumah sakit, melakukan pemeriksaan forensik, mengumpulkan alat bukti, serta meminta keterangan saksi.
"Keempat kendaraan mengalami kerusakan dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 20,5 juta," pungkas Argo.

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal
Info Dab! Pemda DIY Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan hingga 30 September