Pabrik Kerajinan Eceng Gondok di Bimomartani Sleman Terbakar, Kerugian Rp 5 M

Pabrik Kerajinan Eceng Gondok di Bimomartani Sleman Terbakar, Kerugian Rp 5 M

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Sabtu, 08 Agu 2026 18:06 WIB
Penampakan pabrik kerajinan eceng gondok yang terbakar di di Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, Sabtu (8/8/2026).
Penampakan pabrik kerajinan eceng gondok yang terbakar di di Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, Sabtu (8/8/2026). Foto: dok. Polresta Sleman
Sleman -

Pabrik kerajinan eceng gondok milik CV Pandanus Internusa di Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, terbakar siang tadi. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 5 miliar.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan kebakaran terjadi pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Lokasi kebakaran berada di Jalan Cangkringan Km 8, Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, Sleman.

"Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah menerima informasi, piket fungsi Polsek Ngemplak bersama petugas terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara dan mengamankan lokasi," kata Argo saat dihubungi detikJogja, Sabtu (8/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam peristiwa itu, kata Argo, seorang pekerja berinisial DYE (47), warga Kalibulus, Bimomartani, Ngemplak, turut terdampak kebakaran. Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan pemadaman. Armada yang dikerahkan berasal dari Damkar Pemkab Sleman, BPBD Sleman, UGM, Kota Yogyakarta, hingga Pemkab Klaten.

ADVERTISEMENT

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah proses pemadaman selesai, polisi langsung melakukan identifikasi di lokasi kejadian.

"Akibat kebakaran tersebut, bangunan pabrik, sejumlah peralatan produksi, serta barang produksi berupa kerajinan eceng gondok mengalami kerusakan. Kerugian materiil sementara ditaksir mencapai sekitar Rp 5 miliar," ungkapnya.

Argo mengatakan penyebab kebakaran hingga kini masih dalam pemeriksaan dan pendalaman petugas.

"Penyebab kebakaran masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman petugas," pungkasnya.



(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads