PSS Sleman babak belur pada awal musim Super League. Meski begitu, pelatih Super Elang Jawa (Elja), Pieter Huistra, yakin timnya di laga selanjutnya akan mulai mendulang poin.
"Saya 100 persen yakin poin-poin itu akan datang kepada kami. Sejauh ini, kami seharusnya bisa mendapatkan lebih banyak poin. Gol-gol yang kami kebobolan juga terlalu mudah," terangnya kepada awak media, Senin (21/9/2026).
Diketahui, PSS Sleman mengarungi tiga laga awal dengan rentetan kekalahan. Dimulai dari takluk 1-2 di kandang Bali United (4/9), kemudian dihajar tamunya Madura United 1-3 (12/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terakhir, Gustavo Tocantins cs harus pulang dari kandang Dewa United dengan menelan kekalahan 1-2.
Pelatih asal Belanda tersebut melanjutkan, PSS harus segera beradaptasi usai promosi dari Championship. Ia meminta Super Elja menyesuaikan diri melawan lawan yang kualitasnya di atas mereka.
"Tetapi itu akan datang, saya 100 persen yakin. Tim ini harus semakin menyatu dan harus terbiasa dengan level yang lebih tinggi. Ketika menghadapi lawan-lawan lainnya, kami akan mendapatkan peluang," tegasnya.
Meski begitu, Huistra juga memperlihatkan sikap pasrah saat ditanya mengenai masa depannya.
"Mengenai posisi saya sendiri, ya, kita lihat saja apa yang terjadi," tuturnya.
Ia juga mengaku siap angkat kaki dari Sleman jika suporter menuntutnya mundur bila dalam laga selanjutnya mereka kembali kalah.
"Bagi saya tidak masalah (soal keluar dari PSS)," tegasnya singkat.
