Awal Mula 3 Monyet Lepas dari Ibarbo hingga Nyasar ke SMPN 1 Sleman

Adji G Rinepta - detikJogja
Kamis, 23 Jul 2026 15:47 WIB
Penampakan tiga ekor monyat yang berkeliaran di SMP Negeri 1 Sleman, Rabu (22/7/2026). Foto: dok. Istimewa
Sleman -

Tiga ekor monyet ekor panjang berkeliaran hingga masuk ke lingkungan SMP Negeri 1 Sleman. Monyet tersebut ternyata lepas dari tempat wisata yang berada tak jauh dari sekolah, Ibarbo Park. Begini awal mula lepasnya tiga monyet tersebut.

GM Ibarbo Park, Ajris Sufata, mengonfirmasi tiga ekor monyet tersebut memang berasal dari Ibarbo. Monyet-monyet itu awalnya adalah penghuni mini zoo di Ibarbo Park. Hingga akhirnya keberadaan monyet dikeluhkan pengunjung.

"Dulu kan kita punya kera, itu memang untuk, kita kan bisnisnya memang taman wisata ya, terus ada kebun binatang mini itulah ya. Terus banyak masukan di Google, keranya itu bikin bau," jelas Ajris saat dihubungi, Kamis (23/7/2026).

Dengan keluhan itu, pihak Ibarbo Park membuat kebijakan untuk meniadakan monyet dari mini zoonya. Monyet-monyet tersebut, lanjut Ajris, rencananya akan diserahkan ke komunitas.
Untuk itu, total 10 ekor monyet dipindahkan ke kandang masing-masing dari kandang aslinya. Namun, karena kandang baru tidak proper, akhirnya lepaslah monyet-monyet tersebut.

"Setelah dipindahkan ke kandang yang dekat SMP 1, bulan November kalau nggak salah, itu lepas. Jadi bukan kandangnya kera asli ya, kayak kecil-kecil kotak-kotak gitu lho kayak kandang apa ya, kandang kandang kucing-kucing yang ukuran kecil gitu lho," ungkapnya.

Berbagai upaya sudah dilakukan Ibarbo Park untuk menangkap kembali monyet-monyet tersebut. Ajris menjelaskan, dari total 10 monyet yang lepas, tujuh kera sudah berhasil diamankan.
"Sebagian tertangkap dan sudah diberikan ke salah satu komunitas. Nah, yang sisa tiga ini yang kemarin kita cari, ternyata posisinya ada di SMP 1," terang Ajris.

Guna menangkap tiga ekor kera tersebut, Ajris mengatakan pihaknya akan memasang perangkap dan titik lokasi pemasangan perangkap akan dikoordinasikan dengan BKSDA.

"Sudah monitor dan juga sudah dalam tahap untuk evakuasi. Kami meminjam jebakan yang ready milik salah satu komunitas, nanti komunitas kera koordinasi dengan BKSDA untuk posisi jebakannya ada di mana," ujarnya.

Sebelumnya, tiga ekor monyet ekor panjang berkeliaran hingga masuk ke lingkungan SMP Negeri 1 Sleman. Kehadiran kera tersebut disebut hingga mengganggu jalannya kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut.

Petugas keamanan di SMP Negeri 1 Sleman, Ahmad Fauzan, mengatakan rombongan monyet tersebut pertama kali diketahui kemarin (22/7) pagi.

"Iya hari Rabu siang, ketahuannya siang. Pagi ini masih ada, ternyata masih ada di sekolah, sekitaran sekolah, tiga ekor," jelas Fauzan saat ditemui di SMP N 1 Sleman, Kamis (23/7).

"Sebetulnya saya sih nggak begitu paham, nggak begitu tahu ya sebetulnya, karena pas posisi malam Rabu itu saya kan piket malam, itu di belakang tuh nyenter-nyenter juga nggak ada binatang itu. Tapi Rabu pagi itu kok bisa ada monyet tiga monyet masuk di sekolahan dan anak-anak jadi heboh. Makanya saya sendiri juga kaget untuk masalah ini," imbuhnya.

Kehadiran tiga ekor monyet ini, kata Fauzan, turut mendapat keluhan dari guru lantaran mengganggu jalannya KBM. Pasalnya, monyet tak hanya nangkring di pohon, namun hingga berkeliaran ke selasar.

"Kalau untuk hari ini ada guru yang mengeluhkan bilangnya mengganggu, agak mengganggu. Karena di saat monyet itu lewat di selasar kelas, otomatis perhatian anak langsung ke situ. Iya mengganggu konsentrasi anak waktu belajar, pembelajaran," ujarnya.

Fauzan bilang, pihaknya sudah mencoba menelusuri asal tiga monyet ini. Akhirnya diketahui monyet tersebut berasal dari tempat wisata bernama Ibarbo Park yang lokasinya memang tidak jauh dari sekolah.

"Kalau sementara kita konfirmasikan, itu katanya dari Ibarbo. Lepas 10 (ekor kera) kemarin, terus bilangnya sudah ketangkap empat. Nah, hari ini saya konfirmasi lagi sudah ketangkap tujuh, berarti masih ada tiga yang di sekolahan ini," terangnya.



Simak Video "Menggelar Fashion Show Bersama Warga di Grojogan Kapuhan, Sleman"

(apl/apl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB