Munculnya Dugaan Sapi Mati Misterius di Gunungkidul Akibat Ulah Sekelompok Orang

Round-Up

Munculnya Dugaan Sapi Mati Misterius di Gunungkidul Akibat Ulah Sekelompok Orang

Tim detikJogja - detikJogja
Selasa, 08 Sep 2026 05:01 WIB
Kondisi sapi yang mati misterius di Wintaos, Girimulyo, Panggang, Gunungkidul.
Kondisi sapi yang mati misterius di Wintaos, Girimulyo, Panggang, Gunungkidul. Foto: Dok. Polsek Panggang
Gunungkidul -

Polisi mengungkap ada dugaan sapi mati misterius di Panggang Gunungkidul akibat ulah manusia. Sapi itu diduga mati karena disembelih sekelompok orang.

"Ada luka seperti bekas disembelih, tapi kalau itu dilakukan satu orang yang tidak mungkin," kata Kanit Reskrim Polsek Panggang, Aiptu Suyanto saat dihubungi detikJogja, Senin (7/9/2026).

Salah satu yang memunculkan dugaan itu adalah bekas sayatan di bagian leher. Meski begitu pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait penyebab pasti kematian sapi itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kondisi sapi saat itu ada bekas sayatan di bagian leher, tidak sampai putus itu, hanya seperti bekas disembelih saja. Selain itu, dua paha bagian belakang sapi hilang," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Temuan lain dari polisi ialah tak ada bercak darah di jalanan sekitar kandang. Adapun jarak dari jalan utama menuju kandang tersebut sekitar satu kilometer dengan akses jalan yang sulit serta jauh dari pemukiman.

"Tidak ada ceceran bercak darah ke jalan utama atau keluar dari alas (ladang yang jadi lokasi kandang)," katanya.

Pemilik Enggan Lapor

Polisi menyatakan akan tetap melakukan penyelidikan meski pemilik enggan melaporkan kasus ini. Suyanto menyebut pihaknya ingin memastikan penyebab kematian sapi itu.

"Meski tidak laporan kami tetap penyelidikan, kami hanya ingin pastikan penyebab matinya sapi itu karena apa," jelasnya.

"Korban tidak mau lapor karena menurut korban kejadian itu (sapi mati dengan luka sayatan di leher) merupakan suatu musibah," ujarnya.

Diketahui, sapi milik warga Wintaos, Girimulyo, Panggang, Gunungkidul mati secara misterius pada Jumat (4/9). Sapi mati dalam kondisi dua paha belakangnya hilang.

"Sampai di kandang, saksi (Partiyem) mendapati sapi mati dengan kondisi beberapa bagian tubuhnya hilang," kata Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, saat dihubungi detikJogja, Jumat (4/9).

Mendapati hal tersebut, Partiyem memberitahu suaminya dan berlanjut hingga Polsek Panggang. Mendapat informasi tersebut, Polsek Panggang langsung menuju ke lokasi kejadian.

"Berdasarkan kondisi fisik bangkai sapi di lokasi, muncul dua dugaan kuat penyebab kematian, yaitu menjadi korban penyembelihan oleh orang asing, atau akibat serangan hewan liar," ujarnya.



(afn/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads