Perbaikan Tahap 2 Simpang Piyungan Belum Jalan, Lalu Lintas Masih Normal

Perbaikan Tahap 2 Simpang Piyungan Belum Jalan, Lalu Lintas Masih Normal

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Rabu, 15 Jul 2026 15:07 WIB
Jalur di simpang tiga Piyungan yang sebelumnya menerapkan sistem buka tutup karena ada pemasangan rigid beton saat ini dibuka secara penuh hingga tanggal 15 Juli 2026.
Jalur di simpang tiga Piyungan yang sebelumnya menerapkan sistem buka tutup karena ada pemasangan rigid beton saat ini dibuka secara penuh hingga tanggal 15 Juli 2026. Foto: Dok Polres Bantul
Bantul -

Polisi belum memberlakukan lagi sistem buka tutup di simpang tiga Piyungan, Bantul, terkait dengan perbaikan jalan. Sebab, pihak pelaksana proyek masih merampungkan pengecoran jalan di sekitar SMK Budhi Dharma Piyungan.

"Belum (buka tutup di simpang tiga Piyungan), untuk saat ini masih normal, dari tiga penjuru arus lalin lancar," kata Kapolsek Piyungan AKP Boedi Hariyanto saat dihubungi detikJogja, Rabu (15/7/2026).

Terkait kapan mulainya kembali pengerjaan jalan tersebut, Boedi mengaku belum bisa memastikan. Mengingat Polsek Piyungan masih belum mendapatkan pemberitahuan dari pelaksana proyek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih menunggu pemberitahuan lanjut dari tim pelaksana," ujarnya.

Kasi Humas Polsek Patuk Aiptu Purwanto juga menyebut arus lalu lintas di Jalan Jogja-Wonosari, khususnya perbatasan Patuk dan Piyungan, saat ini lancar. Purwanto mengatakan belum ada pengerjaan lanjutan terkait perbaikan Jalan Jogja-Wonosari.

ADVERTISEMENT

"Informasi dari pelaksana tadi ada keterlambatan pekerjaan pengecoran di area SMK Budhi Dharma (Piyungan). Jadi baru cor bahu jalan sekitaran Budhi Dharma," ucapnya kepada detikJogja hari ini.

Karena itu, Purwanto mengatakan bahwa kemungkinan besok Kamis (16/7/2026) masih belum menerapkan sistem buka tutup jalan.

"Kemungkinan (buka tutup jalan di simpang tiga Piyungan) setelah pengecoran di Budhi Dharma selesai. Nanti jika ada perkembangan akan disampaikan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Bantul menyebut arus lalu lintas di simpang tiga Piyungan, Bantul yang sebelumnya menerapkan sistem buka tutup karena pemasangan rigid beton dibuka kembali. Pembukaan jalur tersebut bersifat sementara untuk mengantisipasi kepadatan arus saat liburan sekolah.

"Seluruh lajur di simpang tiga Piyungan sudah dapat dilalui kendaraan tanpa ada penyekatan lagi," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).

Pembukaan jalur tersebut mulai hari ini hingga tanggal 15 Juli 2026. Nantinya, setelah tanggal tersebut polisi kembali menerapkan sistem buka tutup.

"Tapi setelah tanggal 15 Juli 2025 perbaikan akan dimulai kembali dengan membangun jalan di sisi utara," ujarnya.

Perbaikan di Simpang 3 Piyungan

Sebelumnya, Polsek Patuk menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) menjelang perbaikan jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di simpang tiga Piyungan, Bantul. Rekayasa lalin nantinya hanya bersifat situasional sesuai dengan kondisi kepadatan kendaraan.

Kasi Humas Polsek Patuk, Aiptu Purwanto, mengatakan simpang tiga Piyungan akan mengalami perbaikan mulai hari Senin (8/6) hingga Jumat (31/7). Perbaikan itu terkait dengan pemasangan rigid beton sehingga membuat jalur di sekitar simpang tiga Piyungan menyempit.

"Dengan adanya perbaikan di simpang tiga Piyungan otomatis berdampak pada arus lalin di Patuk, karena jalan Jogja-Wonosari merupakan jalur utama," katanya saat dihubungi detikJogja, Jumat (5/6/2026).

Oleh sebab itu, Polsek Patuk telah menyiapkan rekayasa lalin. Semua itu agar tidak ada penumpukan kendaraan di jalan Jogja-Wonosari.

"Kita kemungkinan kalau crowded (padat) sampai wilayah Patuk diberlakukan rekayasa lalu lintas," ujarnya.

Rekayasa lalin tersebut, lanjut Purwanto, diberlakukan dari simpang empat pos Sat PJR Polda DIY unit Patuk ke utara. Selanjutnya, Kopilimo Cafe&Homestay masuk ke kiri atau masuk melalui Petir.

"Lalu pos PJR ke selatan lewat Cinomati juga bisa," ucapnya.

Purwanto juga meminta agar pengendara tidak perlu khawatir dalam mencari jalur alternatif. Mengingat personel Polsek Patuk akan bersiaga di beberapa titik.

"Nanti ada petugas yang mengarahkan jika kita memberlakukan rekayasa lalin," katanya.



(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads