2 Remaja Jadi Korban Pengeroyokan Brutal di Keparakan Jogja

2 Remaja Jadi Korban Pengeroyokan Brutal di Keparakan Jogja

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Sabtu, 11 Jul 2026 19:10 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Ilustrasi pengeroyokan di Keparakan, Jogja. Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Jogja -

Polisi mengungkap identitas korban pengeroyokan yang terjadi di Jalan Ireda, Keparakan, Mergangsan, Kota Jogja. Korban merupakan remaja berjumlah dua orang.

"Korban Sdr. AN, laki-laki berusia 17 tahun asal Mergangsan, Kota Jogja. Yang kedua Sdr. NR, laki-laki berusia 19 tahun asal Gondomanan, Kota Jogja," ungkap Ps Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan saat dihubungi detikJogja, Sabtu (11/7/2026).

Dani menyebut, korban melapor ke polisi pada hari ini didampingi orang tua. Adapun pelaku masih diburu oleh polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada hari Sabtu tanggal 11 Juli 2025 sekira pukul 10.00 WIB, korban dengan didampingi orang tua melapor ke Polsek Mergangsan, Kota Yogyakarta," terangnya.

ADVERTISEMENT

"Terduga pelaku masih dalam penyelidikan," pungkasnya.

Sementara itu, polisi membeberkan detik-detik insiden aksi pengeroyokan brutal di Jalan Ireda, Keparakan, Mergangsan Kota Jogja yang viral di media sosial. Kronologi didapat dari hasil penyelidikan sementara lantaran sampai saat ini belum ada laporan masuk terkait hal itu.

Iptu Dani menerangkan, dugaan tindak pidana penganiayaan ini terjadi Kamis (9/7) pagi di Jalan Ireda Kidul, Keparakan, Mergangsan, tepatnya di seberang Wisma Eyang Sosro.

"(Kronologi kejadian) Datang 5 orang dengan menggunakan 3 sepeda motor jenis matik dari arah utara. Selanjutnya rombongan pelaku berpasangan dengan 2 orang yang berboncengan sepeda motor dari arah selatan," jelas Dani saat dihubungi detikJogja, Jumat (10/7).

"Selanjutnya rombongan terduga pelaku melakukan penganiayaan kepada pengendara sepeda motor tersebut dengan cara memukul, menendang, serta menggunakan batang bambu," paparnya.

Dani mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menyelidiki insiden ini. Baik terduga pelaku dan korban, identitasnya masih belum dikantongi polisi.

"Sampai saat ini Korban belum membuat laporan. (Korban dan terduga pelaku) Belum diketahui identitasnya atau dalam penyelidikan," terang Dani.



(apu/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads