Tempat biliar yang berlokasi di Jalan Kolonel Sugiono, Keprakan, Mergangsan, Kota Jogja, hangus terbakar pagi tadi. Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) langsung melakukan upaya pemadaman.
Pantauan detikJogja di lokasi, Jumat (3/7/2026) pukul 09.59 WIB, beberapa petugas dari Damkarmat masih melakukan upaya pemadaman. Meski begitu, api sudah tidak terlihat di beberapa titik.
Kepala Damkarmat Kota Jogja, Taokhid, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pukul 08.15 WIB. Petugas kemudian tiba di lokasi pada pukul 08.23 WIB dan mendapati api sudah membesar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kronologi awal kami menerima laporan ada kejadian kebakaran di gedung Rama Billiard ini pukul 08.15 WIB. Kemudian kita sampai lokasi itu pukul 08.23 WIB. Ternyata di sini api sudah membesar, sehingga kita segera lakukan upaya pemadaman," ujar Taokhid saat ditemui di lokasi, Jumat (3/7/2026).
"Kemudian juga koordinasi dengan teman-teman dari Kabupaten Bantul, maupun juga dari Sleman, dan juga UGM untuk back-up kaitannya dengan upaya pemadaman di lokasi," sambungnya.
Taokhid menyebut objek yang terbakar merupakan area kafe dan ruang biliar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, meski dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.
"Objek yang terbakar ini ruangan untuk kafe maupun juga untuk billiard. Pemicunya kami belum bisa memastikan, tapi diduga dari korsleting listrik," katanya.
Rama Biliar di Jogja terbakar, Jumat (3/7/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja |
Taokhid mengatakan petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mengendalikan kobaran api. Saat ini proses dilanjutkan dengan pendinginan sehingga petugas belum bisa memetakan ruangan yang terdampak.
"Kami juga belum bisa melakukan pemetaan karena ini baru proses untuk pendinginan," ucapnya.
Sementara itu, Taokhid menyebut tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Korban alhamdulillah tidak ada laporan. Mudah-mudahan tidak ada korban," jelasnya.
Terkait titik awal kebakaran, petugas juga belum dapat memastikannya karena saat tiba di lokasi api sudah membesar dan asap memenuhi bangunan.
"Titik api di ruangan tengah, tapi juga belum bisa dipastikan sebenarnya dari mana. Karena ketika kami sampai itu api sudah membesar, asap juga sudah memenuhi ruangan. Sehingga untuk bisa memastikan titiknya dari mana, kita kesulitan," ungkapnya.
(ams/ahr)


Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Sederet Jawaban Tiyo Ardiyanto soal Tudingan Aliansi BEM Bersatu