Lepas dari Penangkaran, Beruk Serang 3 Orang di Gunungkidul

Lepas dari Penangkaran, Beruk Serang 3 Orang di Gunungkidul

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Selasa, 09 Jun 2026 19:40 WIB
Salah satu korban serangan beruk yang lepas dari penangkaran BKSDA di Bunder, Playen, Gunungkidul, Selasa (9/6/2026).
Salah satu korban serangan beruk yang lepas dari penangkaran BKSDA di Bunder, Playen, Gunungkidul, Selasa (9/6/2026). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Gunungkidul -

Seekor beruk lepas dari penangkaran Unit Perlindungan Satwa (UPS) Bunder, Playen, Gunungkidul dan menyerang tiga orang. Akibatnya para korban mengalami luka-luka.

Salah satu korban, Rubijan (50), warga Gading VIII menjelaskan, awalnya mengetahui tetangganya yakni F (6) tengah dipeluk seekor beruk, Senin (8/6) sekitar pukul 16.00 WIB. Karena F dan beruk itu berguling-guling membuat Rubijan mendekatinya.

"Saat saya tolong beruk itu malah menyerang balik dan luka di lengan kiri sama paha bawah kiri, kemungkinan digigit sama dicakar ini. Tapi yang penting dia (F) bisa dilepaskan beruk itu," katanya kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat luka tersebut, Rubijan sempat mendapatkan beberapa jahitan. Begitu pula dengan F yang mengalami luka pada paha kanan bagian bawah.

"Setelah kejadian itu beruknya saya usir, tapi malah ke rumah pak RT," ucapnya.

Ketua RT 08 Gading VIII, Mugiyono, mengatakan beruk itu sempat mengacak-acak depan rumahnya. Mugiyono lalu menaruh pisang di sekitar rumahnya agar beruk itu tidak mengacak-acak rumahnya.

"Lalu sempat telepon Damkar juga dan akhirnya sama warga memutuskan untuk mengejar beruk itu sampai malam," katanya.

Akan tetapi, upaya dari Mugiyono dan warga tidak membuahkan hasil. Hingga akhirnya Mugiyono mendapatkan informasi jika beruk tersebut telah tertangkap hari ini.

"Saya tadi dapat info beruknya sudah tertangkap, hari ini tertangkapnya. Kalau yang menangkap dari petugas Bunder," ujarnya.

Terlepas dari kejadian tersebut, Mugiyono menyayangkan BKSDA yang belum mendatangi dua warganya yang menjadi korban serangan beruk. Selain itu, agar ada pemberitahuan terkait hewan di penangkaran yang lepas.

"Sampai saat ini belum ada yang menjenguk dua warga saya itu, berobat saja ditanggung sendiri itu. Maksud saya meski ini kecelakaan kan setidaknya dikaruhke (didatangi untuk jenguk atau menanyakan kabar)," ucapnya.

Kepala BKSDA Jogja, Darmanto, mengatakan beruk tersebut lepas dari UPS Bunder sejak hari Minggu (7/6) sore. Selanjutnya, beruk itu sempat menyerang petugas BKSDA yang sedang piket.

"Hari Minggu sekitar pukul 16.00 WIB kandang satwa jebol sehingga satwa dapat meloloskan diri dari kandang. Lalu pukul 16.20 satwa menyerang petugas piket di UPS Bunder," ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, beruk melarikan diri dan petugas langsung melakukan pencarian. Alhasil beruk tersebut tertangkap hari ini.

"Satwa berhasil ditangkap pukul 11.25 WIB dan dievakuasi ke UPS Bunder," ucapnya.




(apl/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads