Bumil-Ibu Menyusui Ikut Jadi Korban Keracunan MBG di Wates

Bumil-Ibu Menyusui Ikut Jadi Korban Keracunan MBG di Wates

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Rabu, 22 Jul 2026 12:49 WIB
Petugas SPPG menyiapkan Makan Siang Gratis (MBG) (Antara Foto/Andry Denisah)
Foto: Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah)
Kulon Progo -

Kasus keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di SMPN 3 Wates, Kulon Progo. Ternyata ibu hamil, menyusui, hingga siswa SD juga jadi korban.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan kulon Progo, dr. RR Susilaningsih. Ia mengatakan ibu hamil dan ibu menyusui tersebut merupakan penerima manfaat MBG dari Posyandu yang dilayani oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama dengan para siswa.

"Jadi memang awalnya berdasarkan laporan ada 150. Kemudian dilakukan investigasi melalui Google Form, hasilnya ada 105 yang sakit, terdiri dari 98 siswa, empat tenaga pendidik, satu ibu hamil, dan dua ibu menyusui. Kemudian tambah hari ini dari SD Sogan ada satu yang melapor, lalu dari MI Ma'arif juga ada satu," ujar Susilaningsih saat dihubungi detikJogja, Rabu (22/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya betul (berasal dari SPPG yang sama), karena memang SPPG ini sudah melayani 3B yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Jadi ini dari masyarakat, sasaran Posyandu," lanjutnya.

Susilaningsih menjelaskan, para pasien umumnya mengalami gejala berupa nyeri perut, diare, dan muntah.

ADVERTISEMENT

"Gejalanya paling banyak adalah nyeri perut, kemudian diare, dan beberapa siswa muntah," tuturnya.

Meski demikian, ia memastikan kondisi ibu hamil maupun ibu menyusui hingga saat ini dalam keadaan stabil.

"Sampai saat ini kondisinya masih stabil. Ibu hamilnya sudah memasuki usia kehamilan sekitar tujuh bulan, sehingga muntah-muntahnya tidak sampai menyebabkan dehidrasi. Berdasarkan laporan di lapangan, tidak ada yang memerlukan penambahan cairan intravena atau infus. Jadi masih dalam pengawasan dan kondisinya stabil," jelasnya.

Sebelumnya, Susilaningsih menyebut 150 siswa di SMPN 3 Wates, Kulon Progo diduga keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Keluhan yang dialami seperti diare hingga muntah.

"Betul, 150 siswa yang ada gejala dan sudah berobat ke puskesmas, namun tidak ada yang serius," ujar Susilaningsih kepada detikJogja lewat pesan singkat, Selasa (21/7).

"Sementara data yang masuk paling banyak diare dan ada yang muntah juga," tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Wates, Salamah Sri Nurhayati, menjelaskan sebanyak 27 anak sempat diperiksa di puskesmas. Namun, tak ada gejala berarti dan anak yang mengalami gejala sudah diperbolehkan pulang.

"Ada 27 anak SMP tersebut diperiksa di puskesmas karena diare dan sebagian muntah. Setelah diberi obat boleh pulang. Sementara Dinkes masih melanjutkan investigasi," pungkasnya.



(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads