Seekor penyu berukuran jumbo ditemukan mati di pinggir Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul. Penyu tersebut mati dalam kondisi tempurung pecah dan perutnya sobek. Tim SAR lalu mengubur bangkai penyu itu.
Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis, Sektiaji Bagus mengatakan, bahwa awalnya warga berjalan-jalan di pinggir Pantai Parangkusumo sekitar pukul 07.00 WIB tadi. Selanjutnya, warga menemukan penyu berukuran besar di pinggir pantai tersebut.
"Setelah didekati ternyata penyu berukuran besar itu sudah mati dan mengeluarkan bau tidak sedap," katanya kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengetahui hal tersebut, warga melaporkannya ke Tim SAR Parangtritis. Menindaklanjuti laporan itu, Tim SAR langsung mendatangi lokasi penemuan penyu.
"Dari identifikasi awal, penyu itu panjangnya 101 cm, lebar 51 cm dan berdiameter 102 cm. Sedangkan bagian tempurung penyu pecah dan bagian perutnya robek," ujarnya.
Sektiaji mengungkapkan, setelah melakukan identifikasi awal, Tim SAR memperkirakan waktu kematian penyu sudah lebih dari satu hari.
"Untuk penyu tadi langsung kami kubur karena sudah mengeluarkan bau tidak sedap," ucapnya.
Terkait jenis penyu tersebut, Sektiaji mengaku belum mengetahuinya. Namun, kemungkinan besar penyu tersebut terbawa arus laut hingga akhirnya terdampar di Pantai Parangkusumo.
(dil/ahr)












































Komentar Terbanyak
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja
Mencuatnya Dugaan Kekerasaan Seksual Libatkan Dosen UPN Veteran Jogja