Apakah Kamitetep Bisa Terbang? Pahami Cara Membasminya di Rumah!

Apakah Kamitetep Bisa Terbang? Pahami Cara Membasminya di Rumah!

Nur Umar Akashi - detikJogja
Selasa, 22 Sep 2026 13:42 WIB
Kamitetep
Kamitetep (Foto: Egor Kamelev/Pexels)
Jogja -

Kemunculan kamitetep di tembok atau lemari pakaian bukanlah hal baru bagi masyarakat Indonesia. Namun, berbeda dengan kutu kasur atau rayap, kamitetep belum begitu dikenal.

Dirujuk dari laman resmi Ask Ifas University of Florida, kamitetep adalah fase larva dari ngengat bernama ilmiah Phereoeca uterella. Kamitetep mudah ditemukan berkat 'peti mati' yang dibawanya ke mana-mana.

Cangkang kamitetep itu dibuat dari pelbagai bahan yang ditemukan. Mulai dari potongan rambut, pasir, debu, kotoran, hingga karat besi. 'Rumah' kamitetep berwarna abu-abu dengan bentuk oval pipih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat kantong kamitetep menempel di tembok pasti memunculkan banyak pertanyaan di benak detikers. Salah satunya adalah mampukah larva Phereoeca uterella ini terbang.

ADVERTISEMENT

Apakah Kamitetep Bisa Terbang?

Pertanyaan ini memang pada tempatnya. Sebab, kontak fisik dengan kamitetep berpotensi menyebabkan kulit terkena reaksi alergi, seperti kemerahan dan gatal-gatal.

Karenanya, rasa takut akan kamitetep yang tiba-tiba terbang atau meloncat ke tubuh dapat diwajarkan. Lantas, benarkah larva ngengat satu ini dapat terbang?

Dikutip dari tulisan Juan A Villanueva-Jimenez dan Thomas R Fasulo berjudul Household Casebarer, Phereoeca uterella (=dubitatrix) Walsingham (Insecta: Lepidoptera: Tineidae), kamitetep tidak bisa terbang. Namun, versi dewasanya yang sudah berbentuk ngengat dapat melakukannya.

"Mereka terbang dengan cukup baik, tetapi biasanya beristirahat di dinding, tepi lantai, atau di jaring laba-laba rumah," bunyi keterangan dalam penelitian itu, dikutip pada Selasa (22/9/2026).

Apa Efek Kontak dengan Kamitetep?

Sebenarnya, apa yang akan terjadi apabila manusia berkontak dengan kamitetep? Menurut Dosen Departemen Biologi FMIPA Universitas Indonesia Dr Dra Ratna Yuniati MSi, kulit akan memunculkan ruam atau bintik kemerahan.

"Tanda pada kulit jika sudah terkena kamitetep adalah bisa berupa ruam atau bintik kemerahan yang terasa gatal," ujarnya, dilansir laman resmi Departemen Biologi UI, Kamis (10/7/2025).

Bagi orang yang memiliki kulit sensitif, reaksi alergi ringan hingga pembengkakan juga dimungkinkan. Beruntungnya, efek kontak itu bisa hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu 3 sampai 7 hari.

Cara Membasmi Kamitetep di Rumah

Kamitetep diketahui aktif berkembang dalam kondisi kelembapan tinggi. Oleh karena itu, musim hujan menjadi momen larva Phereoeca uterella ini tumbuh optimal. Sementara itu, aktivitas mereka berkurang drastis pada musim kemarau berkat udara kering dan suhu panas.

Berhubung musim kemarau 2026 masih belum berakhir, momen ini perlu detikers manfaatkan untuk membasmi kamitetep di rumah. Begini beberapa cara membasminya untuk detikers terapkan:

1. Bersihkan Rumah secara Berkala

Disadur dari laman Dr Killigans, salah satu cara paling mudah membasmi kamitetep di rumah adalah rutin melakukan pembersihan. Pastikan memakai sarung tangan saat membersihkan rumah untuk memperkecil kemungkinan ruam akibat kontak langsung dengan kamitetep.

Pastikan melakukan pembersihan menyeluruh. Sudut-sudut yang berpotensi dijadikan tempat bersembunyi kamitetep perlu dicek, seperti bagian bawah furnitur, belakang lemari pakaian, dan sudut atas tembok.

2. Pasang Dehumidifier atau Kipas Angin

Seperti sudah disebut di atas, kamitetep 'tersiksa' di lingkungan yang kering. Oleh karena itu, apabila kelembapan rumah terlalu tinggi, detikers dapat menguranginya dengan dehumidifier atau kipas angin.

3. Manfaatkan Bunga Lavender Kering

Kamitetep hidup dengan mengonsumsi sisa jaring laba-laba hingga serat pakaian. Guna melindungi sekaligus mengusir kamitetep dari pakaian, detikers dapat memanfaatkan bunga lavender kering.

Apa gunanya? Aroma lavender yang kuat diketahui mampu menjauhkan ngengat. Dengan demikian, potensi induk bertelur di dekat pakaian berkurang. Ganti lavender setiap beberapa bulan sekali guna memastikan aromanya senantiasa kuat.

Nah, itulah sekilas mengenai bisa tidaknya kamitetep terbang. Semoga menjawab rasa ingin tahu detikers, ya!



(num/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads