Mayat Misterius Ditemukan di Sungai Bedog, Ada Tengkorak Manusia Berlumut

Mayat Misterius Ditemukan di Sungai Bedog, Ada Tengkorak Manusia Berlumut

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 11 Mei 2026 18:49 WIB
Tengkorak manusia ditemukan saat evakuasi mayat misterius di Sungai Bedog Bantul, Senin (11/5/2026).
Tengkorak manusia ditemukan saat evakuasi mayat misterius di Sungai Bedog Bantul, Senin (11/5/2026). Foto: dok. Polres Bantul
Bantul -

Seorang pemancing menemukan mayat tanpa identitas saat berada di Sungai Bedog, Mangir Tengah, Sendangsari, Pajangan, Bantul. Saat petugas melakukan evakuasi juga ditemukan tengkorak manusia di sekitar lokasi penemuan mayat.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan kejadian bermula saat saksi, Endri Widiatmoko (20), warga Mangir Tengah sedang memancing di Sungai Bedog pukul 11.30 WIB. Saat itu, Endri melihat celana berwarna gelap di kumpulan sampah

"Setelah didekati saksi ternyata adalah mayat," kata Rita kepada wartawan, Senin (11/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendapati hal tersebut, Endri langsung meninggalkan lokasi memancing dan menuju ke permukiman warga. Endri pun melaporkan temuan itu ke warga hingga perangkat Kalurahan Sendangsari.

"Petugas lalu datang ke lokasi penemuan mayat dan ketika hendak melakukan identifikasi malah menemukan tengkorak manusia, tepatnya tiga meter dari lokasi penemuan mayat pertama," ujarnya.

Rita menyebut tengkorak manusia itu ditemukan dalam kondisi berlumut. Petugas medis memperkirakan tengkorak itu sudah berbulan-bulan berada di Sungai Bedog.

"Dari keterangan medis, untuk tengkorak tanpa badan diperkirakan sudah meninggal berbulan-bulan karena melihat kondisinya yang sudah berlumut. Tengkorak selanjutnya dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda DIY untuk pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut," ucapnya.

Sedangkan untuk mayat tanpa identitas, Rita menyebut dari pemeriksaan medis sudah meninggal 2-3 pekan lalu. Sedangkan kondisi mayat sendiri sudah membusuk sehingga sulit untuk dikenali.

"Kondisi mayat sudah membusuk jadi tulang belulang dan hanya menyisakan sedikit daging di bagian punggung atas dan telapak kaki. Selain itu tulang tangan kiri sudah tidak ada dan tadi juga dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda DIY untuk identifikasi lebih lanjut," katanya.

Terkait jenis kelamin mayat tersebut, Rita mengaku hingga saat ini belum bisa menentukannya. Mengingat mayat sudah dalam kondisi tidak utuh.

"Mayat belum dapat dideteksi jenis kelaminnya," ujarnya.

Oleh sebab itu, Rita meminta kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya agar menghubungi Polsek Pajangan atau Polres Bantul. Bahkan, polisi akan memfasilitasi tes DNA untuk mengungkap identitas mayat tersebut.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar melaporkan ke kepolisian terdekat atau dapat menghubungi Polres Bantul melalui hotline 110 atau 087875202024 untuk dapat difasilitasi pencocokan DNAnya," ucapnya.




(ams/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads