4 Korban Tewas Laka Mobil Vs Kereta di Grobogan Masih Satu Keluarga

4 Korban Tewas Laka Mobil Vs Kereta di Grobogan Masih Satu Keluarga

Ardian Dwi Kurnia - detikJogja
Jumat, 01 Mei 2026 19:34 WIB
Mobil Avanza jatuh ke sawah usai tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan KA swadaya, jalan umum Tuko-Sidorejo, Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026).
Mobil Avanza jatuh ke sawah usai tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan KA swadaya, jalan umum Tuko-Sidorejo, Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026).Foto: Dok. Sat Lantas Polres Grobogan
Grobogan -

Kecelakaan maut antara satu unit mobil dengan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek terjadi di perlintasan KA swadaya, Kabupaten Grobogan. Para korban ternyata masih satu keluarga.

Insiden nahas itu terjadi di Jalan umum Tuko - Sidorejo, Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan pada Jumat (1/4/2026) dini hari. Dari sembilan korban yang berada dalam satu mobil, empat di antaranya tewas.

Kepala Dusun Sidorejo, Heri Siswanto mengatakan sembilan korban yang berada di dalam mobil merupakan keluarga calon jemaah haji bernama Sadi dan Wartini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kan sebenarnya (korban adalah) keluarga Bapak Sadi dan Ibu Wartini, beralamatkan di Dusun Sidorejo RT 5 RW 2. Karena pada hari ini akan berangkat haji, para rombongan akan mengantarkan beliau untuk mengantarkan ibadah haji," kata Heri kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (1/5/2026).

ADVERTISEMENT

Heri memerinci salah satu korban meninggal dunia merupakan cucu dari pasangan calon haji tersebut. Sementara korban yang beralamat di Kecamatan Godong merupakan besan.

"Dari mobil kedua tersebut ada sembilan penumpang, yang meninggal empat orang, salah satunya berusia tiga tahun atau masih balita, tak lain adalah cucu dari Bapak Sadi dan Ibu Wartini," ujar Heri.

"Juga yang berada di dalam mobil tersebut adalah besan dari Bapak Sadi yang beralamatkan dari (Kecamatan) Godong," lanjutnya.

Heri menuturkan mobil yang tertabrak kereta api berada pada iring-iringan kendaraan urutan kedua. Sementara pasangan calon haji berada di mobil pertama.

"Nasib nahas terjadi ketika setelah mobil pertama melewati palang jalan kereta api, mobil kedua disambar oleh kereta api yang berasal dari sebelah barat," tutur Heri.

"(Calon jemaah haji) Di mobil pertama," lanjutnya.

Heri menyebut ada enam kendaraan yang sedianya akan mengantarkan calon jemaah haji tersebut. Usai kejadian, hanya satu kendaraan yang tetap berangkat untuk mengantarkan.

"Sebenarnya rombongannya banyak, selain dari empat mobil, masih ada dua bus. Yang turut ke Solo hanya satu, yang lainnya kembali tidak jadi mengantarkan jemaah," pungkas Heri.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut melibatkan satu unit mobil dan kereta api (KA) terjadi di perlintasan sebidang Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo, menceritakan peristiwa nahas itu terjadi pukul 02.52 WIB.

"Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP, berpenumpang 9 orang, berjalan dari arah selatan atau Sidorejo menuju ke arah utara atau Purwodadi dengan kecepatan sedang," kata Eko saat dimintai konfirmasi detikJateng, Jumat (1/5).

Eko menyebut saat tiba di perlintasan swadaya itu, mesin mobil mati. Pada saat yang bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek akan melintas dari arah barat menuju timur.

"Sesampainya di TKP, Toyota Avanza berhenti atau mesin mati di jalur rel sebelah selatan. Pada saat bersamaan dari arah barat menuju ke timur di jalur rel sebelah selatan berjalan Kereta Api Argo Bromo Anggrek," terang Eko.

Eko menjelaskan kecelakaan tak terhindarkan sebab jarak KA yang sudah terlalu dekat. Mobil tersebut kemudian terpental sejauh sekitar 20 meter dan masuk ke area persawahan.

"Karena jarak sudah dekat, Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak body depan kiri dari Toyota Avanza hingga mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter dan menabrak tiang Indihome. Kemudian mobil terjatuh ke selatan masuk ke sawah," ungkap Eko.



(ams/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads