Satu lukisan karya perupa asal Jogja Suhardiyono Kibar terjual. Adapun hasil penjualan lukisan itu akan digunakan Kibar, sapaannya, untuk melunasi utang.
Salah satu tim pendamping Kibar, Atsir Mahatma Adam, mengungkapkan karya yang terjual yakni lukisan Wakil Presiden RI Gibran Rakbuming Raka. Lukisan itu terjual pada Sabtu (18/4) lalu.
Lukisan karya Kibar tersebut menampilkan potret Gibran Rakabuming Raka dalam posisi menghadap ke samping. Sosoknya digambarkan mengenakan ikat kepala bernuansa tradisional Jawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baju lurik yang dikenakan juga memperkuat identitas budaya yang diangkat dalam karya. Sementara background lukisan dominan warna merah.
"Lukisan Gibran dibeli oleh Gibran lewat stafnya Gibran. (Dibeli) Sabtu," kata Adam saat dihubungi wartawan, Senin (20/4/2026).
Adam menjelaskan, lukisan tersebut telah diserahkan ke Gibran. Hasil penjualan lukisan tersebut langsung ditransfer ke rekening Kibar.
Terkait harga lukisan tersebut, tim pendamping tidak mengetahui secara detail. Akan tetapi, dari informasi yang ia terima, lukisan dibeli dengan harga yang layak.
"Dibeli dengan harga layak, langsung ke rekening Pak Kibar. Pihak pendamping nggak mengintervensi apapun. Nominalnya Pak Kibar nggak berkenan untuk diketahui khalayak," katanya.
Adam melanjutkan, sampai kemarin, baru satu lukisan tersebut yang terjual.
Sebelumnya, maestro perupa asal Yogyakarta, Suhardiyono Kibar bertekad melunasi utang keluarganya melalui karya-karya lukisannya. Alih-alih meminta sedekah, Kibar yang kini berusia 76 tahun berjuang menyelamatkan tanah warisan keluarganya dari ancaman sita bank akibat utang Rp 500 juta.
"Saya profesional saja. Saya nggak perlu didonasi. Saya masih mampu untuk melukis," kata Kibar saat ditemui di rumah joglo daerah Ngemplak, Selasa (14/4).
Adapun lukisan yang ia hasilkan beragam, mulai dari tokoh nasional hingga figur dunia. Di antaranya lukisan Soekarno dalam berbagai ukuran, Gajah Mada, Pangeran Diponegoro berukuran besar dan kecil, hingga karya bergambar Prabowo Subianto bersama kucing, Gibran Rakabuming Raka, serta Mother Teresa.
Ia mengaku tidak menggunakan uang pinjaman itu, namun tetap memilih bertanggung jawab. Meski demikian, Kibar tetap berusaha menyelesaikan persoalan utangnya dengan menjual lukisan.
"Ya, sebenarnya pinjaman sekitar ya itu Rp500 (juta) akhirnya ya. Mungkin Rp400 (juta) sampai Rp500 (juta) ya," katanya.
"Utang-piutang intinya bukan saya yang salah tapi ya saudara-saudara yang pakai pakai uang ya, (pinjam) pakai nama saya, saya nggak tahu," imbuhnya.
Meski waktu yang diberikan bank terus berjalan, Kibar memilih tetap teguh pada jalannya sebagai pelukis. Kini ia hanya memiliki waktu 2 bulan lagi sebelum jatuh tempo tenggat yang diberikan bank habis.
"Yang jelas pokoknya ya enggak apa-apa memang itu harus saya selesaikan. Dengan karya saya akan menyelesaikan itu," ujarnya.
(apl/ahr)












































Komentar Terbanyak
Respons Amien Rais Pernyataannya soal Teddy Dicap Fitnah Komdigi
Amien Rais Kembali Singgung Seskab Teddy: Ada Something Very Unusual
Amien Rais Pidato di Munas Partai Ummat, Ingatkan Prabowo soal Ini