Partai puncak kompetisi bola voli paling bergengsi di Indonesia, Proliga 2026 bakal dihelat di GOR Amongrogo, Kota Jogja pada minggu depan. Pada tahun ini, Grand Final Proliga 2026 bakal menggunakan format yang berbeda.
Diketahui, perebutan juara ketiga di nomor putra dan putri bakal dilangsungkan Selasa (21/4) hingga Kamis (23/4). Sementara partai final putra dan putri bakal digelar Jumat (24/4) dan Sabtu (25/6).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, baru Jakarta LavAni Livin' Transmedia yang mengunci satu tempat di partai final. Mereka berada di puncak klasemen dengan 12 poin, diikuti Jakarta Bhayangkara Presisi dengan 9 poin.
Adapun di nomor putri, Gresik Phonska Plus memimpin klasemen sementara dengan 9 poin. Sementara di posisi kedua ada Jakarta Pertamina Enduro dengan 9 poin. Persaingan tiket menuju final masih cukup ketat di nomor putri.
Humas PP PBVSI, Lutfi Sukri menjelaskan jika sebelumnya partai puncak hanya dimainkan satu kali, kini final menggunakan sistem best of three atau maksimal tiga pertandingan. Ia menyebut skema baru ini membuat penentuan juara menjadi lebih panjang dan kompetitif.
"Ya, biar sebetulnya sama saja, cuma kan lebih panjang untuk penentuannya. Itu best of three saja. Jadi tiga kali (pertemuan), kalau sudah 2-0 ya selesai. Kalau 1-1, ya dilanjutkan untuk hari ketiganya," kata Lutfi saat dihubungi detikJogja, Rabu (15/4/2026).
Dengan sistem ini, tim yang berhasil meraih dua kemenangan langsung akan memastikan gelar juara tanpa perlu memainkan laga ketiga. Namun jika kedua tim sama-sama meraih satu kemenangan, laga penentuan akan digelar di hari terakhir, Minggu (26/4).
GOR Among Rogo kembali dipercaya sebagai tuan rumah laga puncak. Lutfi mengatakan, pemilihan ini bukan tanpa alasan, melainkan karena tingginya animo penonton serta kelayakan fasilitas pertandingan.
"Ya karena dianggap di Jogja untuk penonton lebih bagus, GOR-nya layak. Kami mengajak masyarakat Jogja, khususnya untuk menyaksikan Grand Final Proliga pada minggu depan," pungkasnya.
