8 Doa Bulan Syawal Lengkap Arab, Latin dan Artinya untuk Diamalkan

8 Doa Bulan Syawal Lengkap Arab, Latin dan Artinya untuk Diamalkan

Sri Wahyuni Oktafia - detikJogja
Minggu, 29 Mar 2026 13:15 WIB
Niat puasa Ramadan
Ilustrasi Doa Syawal (Foto: Freepik/jcomp)
Jogja -

Bulan Syawal menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Selain identik dengan Hari Raya Idul Fitri, Syawal juga dikenal sebagai waktu untuk meningkatkan amalan, memperbanyak ibadah sunnah, serta memanjatkan doa-doa kebaikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Di bulan yang penuh keberkahan ini, terdapat berbagai doa yang dianjurkan untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Doa-doa tersebut tidak hanya berisi permohonan ampunan, tetapi juga harapan akan keberkahan rezeki serta diterimanya amal ibadah yang telah dilakukan selama Ramadan.

Untuk memudahkan dalam mengamalkannya, berikut ini telah dirangkum 8 doa bulan Syawal lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan artinya. Doa-doa ini bisa menjadi panduan agar ibadah di bulan Syawal semakin maksimal dan penuh makna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Doa Bulan Syawal Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Dikutip dari laman detikHikmah, berikut bacaan doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW pada bulan Syawal:

اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلامِ وَجوَارِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَرِضْوَانِ مِنَ الرَّحْمَنِ

Latin: Allahumma adkhilhu 'alainaa bil-amni wal-iimaan, was-salaamati wal-islaam, wa jiwaarin minasy-syaithaan, wa ridhwaanin minar-Rahmaan.

Artinya: "Ya Allah, masukkanlah (bulan ini) kepada kami dengan keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, perlindungan dari setan, serta keridaan dari Yang Maha Pengasih."

7 Doa yang Dianjurkan Dibaca Bulan Syawal

Selain doa di atas, ada juga 7 doa lainnya yang dianjurkan dibaca pada bulan Syawal. Doa-doa ini bertujuan untuk memperkokoh keimanan dan memohon perlindungan setelah sebelumnya melewati bulan Ramadan. Berikut bacaan doanya yang dirangkum dari buku Sapu Jagat Keberuntungan oleh Ahmad Mudzakir, Ensiklopedia Doa Muslimah oleh Tim GIP, Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki karya Sulaeman bin Muhammad Bahri, dan 50 Doa Harian Lengkap karya Yusril Edang Walla.

1. Doa Memohon Keteguhan Iman

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Latin: Yaa Muqallibal quluub, tsabbit qalbii 'alaa diinika.

Artinya: "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu."

2. Doa Memohon Diterimanya Amal

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Latin: Rabbanaa taqabbal minnaa innaka Antas-Samii'ul 'Aliim.

Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

3. Doa Memohon Ampunan

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَفْرِينَ

Latin: Rabbanaa ighfir lanaa dzunuubanaa wa isroofanaa fii amrinaa wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa 'alal qaumil kaafiriin.

Artinya: "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami, teguhkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."

4. Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat

رَبَّنَا أَتَنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar.

Artinya: "Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka."

5. Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat dan Rezeki yang Halal

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Latin: Allahumma inni as'aluka 'ilman naafi'an, wa rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima."

6. Doa Memohon Husnul Khatimah

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ يَاذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَابَدِ يْعَ اسَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَا اللَّهُ يَا اللَّهُ يَا اللَّهُ

Latin: Yaa Hayyu yaa Qayyuum, yaa Dzal Jalaali wal Ikraam, yaa Badii'as-samaawaati wal ardh, yaa Allah yaa Allah yaa Allah.

Artinya: "Wahai Yang Maha Hidup, Maha Berdiri Sendiri, wahai Pemilik keagungan dan kemuliaan, wahai Pencipta langit dan bumi, wahai Allah, wahai Allah, wahai Allah."

7. Doa Agar Dipertemukan dengan Ramadan Berikutnya

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ، وَسَلِّمْ لِي رَمَضَانَ، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

Latin: Allāhumma sallimnī li-Ramaḍān, wa sallim lī Ramaḍān, wa tasallamhu minnī mutaqabbalan.

Artinya: "Ya Allah, sampaikanlah aku ke bulan Ramadan, sampaikanlah Ramadan kepadaku, dan terimalah amalanku di dalamnya."

Amalan-amalan Sunnah di Bulan Syawal

Memperbanyak doa-doa di atas adalah amalan yang dianjurkan di bulan Syawal. Namun, tahukah detikers bahwa terdapat amalan-amalan lainnya yang disunnahkan di bulan Syawal? Simak penjelasannya berikut ini yang dirangkum dari laman MUI serta buku Amalan Pasca Ramadhan tulisan Muhammad Abduh Tuasikal.

1. Berpuasa Enam Hari

detikers pasti sering mendengar imbauan untuk berpuasa selama enam hari di bulan Syawal. Anjuran ini bukan sekadar sunnah biasa, berpuasa di bulan Syawal sebanyak enam hari merupakan amalan yang memiliki keutamaan yang besar. detikers bisa mendapatkan pahala setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya, "Siapa yang berpuasa Ramadan, kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR Muslim)

Oleh sebab itu, sayang rasanya apabila amalan ini ditinggalkan. Dalam Islam, amalan sunnah ini dibuat seringan mungkin agar bisa dilaksanakan oleh setiap umat. Umat Islam tidak harus melaksanakan puasa enam hari secara berturut-turut, tetapi boleh dilakukan kapan saja asalkan masih dalam bulan Syawal.

2. Menikah

Amalan selanjutnya yang disunnahkan di bulan Syawal adalah menikah. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah,

"Rasulullah SAW menikahiku pada bulan Syawal, dan mulai berumah tangga bersamaku pada bulan Syawal, maka tidak ada di antara istri-istri Rasulullah SAW yang lebih mendapatkan keberuntungan daripadaku." (HR Muslim)

Oleh karena itu, apabila seorang muslim menikah di bulan Syawal, artinya dia telah mencontoh salah satu perbuatan yang dilakukan oleh Rasulullah. Mengikuti apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW adalah amalan yang mengandung pahala yang besar bagi umat Islam.

3. Menjaga Sholat Malam

Inilah amalan yang cukup sulit dipertahankan oleh umat Islam setelah melewati bulan Ramadan, yaitu sholat malam. Ketika Ramadan, masjid terlihat penuh setiap malam, terutama pada 10 malam terakhir, umat Islam berbondong-bondong meramaikan masjid dari malam hingga Subuh untuk melakukan iktikaf dan mengisinya dengan sholat malam.

Akan tetapi, kebiasaan ini mulai memudar ketika bulan Syawal tiba. Padahal sholat malam adalah amalan yang memiliki keistimewaan di sisi Allah, karena tidak semua orang mampu untuk melaksanakannya. Oleh sebab itu, apabila detikers telah memiliki kebiasaan untuk melaksanakan sholat malam, pertahankanlah amalan itu di bulan Syawal agar menjadi sebuah kebiasaan hingga bulan-bulan seterusnya.

4. Menjaga Kebiasaan Sholat Berjamaah

Bulan Ramadan telah membiasakan umat Islam untuk melaksanakan sholat berjamaah di masjid, salah satunya adalah dengan melaksanakan ibadah tarawih secara berjamaah. Amalan ini tentunya merupakan sebuah kebiasaan baik yang harus dipertahankan meskipun sudah melewati bulan Ramadan.

Bulan Syawal yang masih penuh dengan kehangatan Ramadan harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk mempertahankan kebiasaan sholat berjamaah di masjid. Selain itu, perlu diketahui bahwa sholat berjamaah lebih utama daripada sholat sendirian.

5. Memperbanyak Puasa Sunnah

Selain menjalankan puasa enam hari di bulan Syawal, umat Islam dianjurkan memperbanyak puasa sunnah. Amalan tersebut meliputi puasa Senin-Kamis dan puasa Ayyamul Bidh. Selain itu, diutamakan juga untuk melaksanakan puasa qadha untuk mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan.

Itulah 8 doa bulan Syawal serta amalannya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



(num/num)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads