Doa dan Dzikir Setelah Sholat Ashar Beserta Bacaan Niatnya

Angely Rahma - detikJogja
Selasa, 24 Mar 2026 15:38 WIB
Ilustrasi membaca doa dan dzikir. (Foto: Masjid MABA/Unsplash)
Jogja -

Setelah menunaikan sholat fardhu, umat Islam umumnya melanjutkan ibadah dengan doa dan dzikir. Amalan ini menjadi bagian penting dalam keseharian muslim, baik dilakukan secara pribadi maupun berjamaah di masjid, sebagai bentuk rasa syukur dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu waktu yang sering dimanfaatkan untuk memperbanyak dzikir adalah setelah sholat Ashar. Di waktu ini, banyak umat Islam memilih untuk menenangkan diri, memohon kebaikan, serta mengisi sisa hari dengan amalan yang bernilai ibadah.

Bagi detikers yang ingin mengetahui doa dan dzikir setelah Ashar lengkap dengan bacaan niatnya, berikut ini ulasan yang bisa diamalkan sehari-hari, beserta penjelasan keutamaannya berdasarkan sumber rujukan terpercaya.

Niat Sholat Ashar

Sebelum membahas dzikir yang dianjurkan setelah sholat Ashar, detikers perlu memahami terlebih dahulu bacaan niat sholat Ashar. Niat merupakan bagian penting dalam ibadah sholat karena menjadi penegas tujuan dan kesungguhan hati dalam melaksanakannya.

Mengacu pada buku Risalah Tuntunan sholat Lengkap karya Drs. Moh. Rifa'i, berikut bacaan niat sholat Ashar yang dibaca dalam hati saat takbiratul ihram:

أَصَلِّي فَرْضَ الْعَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُومًا / إِمَامًا) لِلَّهِ تَعَالَى، اللَّهُ أَكْبَرُ.

Latin:
Ushallii fardhal 'ashri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muuman/imaaman) lillaahi ta'aalaa, Allahu akbar.

Artinya:
"Aku berniat melaksanakan sholat fardhu Ashar empat rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum atau imam, karena Allah Ta'ala. Allah Maha Besar."

Doa dan Dzikir Setelah Sholat Ashar

Pada dasarnya, dzikir setelah sholat fardhu memiliki susunan bacaan yang sama dan sudah dikenal luas oleh umat Islam. Urutan dzikir ini juga umum dibaca secara bersama-sama di masjid setelah sholat berjamaah, sehingga menjadi amalan yang akrab dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, waktu setelah sholat Ashar memiliki keistimewaan tersendiri. Karena berada di penghujung siang menjelang malam, waktu ini dianjurkan untuk diisi dengan doa dan dzikir sebagai bentuk perlindungan diri, penguatan iman, serta penyerahan urusan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, terdapat beberapa bacaan dzikir dan doa yang secara khusus dianjurkan untuk diamalkan setelah Ashar.

Berikut ini sejumlah dzikir dan doa setelah sholat Ashar yang dirujuk dari buku Al-Ma'tsurat Dzikir & Doa Rasulullah Pagi & Sore karya Hasan Al-Banna serta Fiqih Do'a & Dzikir Jilid 2 karya Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr.

1. Dzikir Petang

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ.

Latin:
Amsainaa wa amsal mulku lillaahi wal hamdulillaahi laa syarikalah, laa ilaaha illaa huwa wa ilaihin nusyuur.

Artinya:
Kami bersore hari dan bersore hari pula kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada Tuhan melainkan Dia dan kepada-Nyalah tempat kembali.
(dibaca 3x)

2. Dzikir Peneguhan Akidah

أَمْسَيْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ، وَكَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا، وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ.

Latin:
Amsainaa 'alaa fithratil islaam, wa kalimatil ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallam, wa a'laa millati abiinaa ibrahiima haniifaa, wa maa kaana minal musyrikiin.

Artinya:
Kami terjaga di sore hari dalam fitrah Islam, di atas kalimat keikhlasan, di atas agama Nabi kami, Muhammad saw., dan di atas millah bapak kami Ibrahim yang hanif. Dan ia bukan termasuk golongan orang-orang yang musyrik.
(dibaca 3x)

3. Doa Memohon Nikmat dan Perlindungan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَمْسَيْتُ مِنْكَ فِي نِعْمَةٍ وَعَافِيَةٍ وَسِتْرٍ، فَاتِمَّ عَلَيَّ نِعْمَتَكَ وَعَافِيَتَكَ وَسِتْرَكَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

Latin:
Allaahumma innii amsaitu minka fii ni'matin wa 'aafiyatin wa sitrin, fa atimma 'alayya ni'mataka wa 'aafiyataka wa sitraka fiddunyaa wal aakhirah.

Artinya:
Allah, sesungguhnya aku bersore hari dari-Mu dalam kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan. Maka sempurnakanlah untukku kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan-Mu itu, di dunia dan akhirat.
(dibaca 3x)

4. Doa Pengakuan Nikmat

اللَّهُمَّ مَا أَمْسَى بِي مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشكر.

Latin:
Allaahumma maa amsaa bii min ni'matin aubi'ahadin min khalqika faminka wahdaka laa syariika lak, falakal hamdu walakasy syukr.

Artinya:
Ya Allah, nikmat apapun yang aku peroleh di sore hari dan diperoleh seseorang dari makhluk-Mu adalah dari-Mu semata, tiada sekutu bagi-Mu, hanya untuk-Mulah segala puji dan syukur.
(dibaca 3x)

5. Dzikir Pujian

يَارَتِي لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ.

Latin:
Yaa rabbi lakal hamdu kamaa yambaghii lijalaali wajhika wa 'azhimi sulthaanik.

Artinya:
Ya Rabbi, bagi-Mu segala pujian sebagaimana seyogianya; bagi kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.
(dibaca 3x)

6. Dzikir Kerelaan

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبَّا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا.

Latin:
Radhiitu billaahi rabbaa, wa bil islaami diinaa, wa bimuhammadin nabiyyan wa rasuulaa.

Artinya:
Aku rela Allah sebagai Rabbku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasulku.
(dibaca 3x)

7. Doa Perlindungan dari Kesedihan dan Kesulitan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمَ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Latin:
Allaahumma innii a'uudzubika minal hammi wal hazan, wa a'uudzubika minal 'ajzi wal kasal, wa a'uudzubika minal jubni wal bukhl, wa a'uudzubika min ghalkabatid daini wa qahrir rijaal.

Artinya:
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan bakhil, aku berlindung kepada-Mu dari tekanan utang, dan aku berlindung kepada-Mu dari kesewenang-wenangan orang.
(dibaca 3x)

8. Doa Memohon Kesehatan

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ.

Latin:
Allaahumma 'aafinii fii badanii, allaahumma 'aafinii fii sam'ii, allaahumma 'aafinii fii basharii, laa ilaaha illaa anta.

Artinya:
Ya Allah, sehatkanlah badanku, ya Allah sehatkanlah pendengaranku, ya Allah sehatkanlah penglihatanku; tiada Tuhan selain Engkau.
(dibaca 3x)

9. Doa Perlindungan dari Kekafiran dan Azab Kubur

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ.

Latin:
Allaahumma inni a'uudzubika minal kufri wal faqr, wa a'uudzubika min 'adzaabil qabr, laa ilaaha illaa anta.

Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran, ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur; tiada Tuhan selain Engkau.
(dibaca 3x)

10. Sayyidul Istighfar

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، وَأَعُوْذُ بِكَمِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Latin:
Allaahumma anta rabbi laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka, wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, wa a'uudzubika min syarri maa shana'tu abuu'u laka binimatika 'alayya, wa abuu'u bidzanbii, faghfirtii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya:
Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Tuhan kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku dan aku hamba-Mu, aku berada di atas janji-Mu semampuku; aku mohon perlindungan dari keburukan perbuatanku; aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku; maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.
(dibaca 3x)

11. Istighfar

اسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin:
Astaghfirullaahalladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih.

Artinya:
Aku memohon ampun kepada Allah yang tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya.
(dibaca 3x)

12. Sholawat Nabi

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَهِيمَ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، فِي العَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

Latin:
Allaahumma shalli 'alaa muhammadin wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallaita a'laa ibrahiim, wa 'alaa aali ibrahiim. Wa baarik 'alaa Muhammadin wa 'alaa aali Muhammad, kamaa baarakta 'alaa ibrahiim, wa 'alaa aali ibrahiim, fil 'aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya:
Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Berikanlah berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Di seluruh alam, Engkaulah Yang Maha Terpuji lagi Maha Mulia.
(dibaca 10x)

13. Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir

سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ اَكْبَرُ.

Latin:

Subhaanallaah, walhamdulillaah, wa laa ilaa ha illallaah, wallaahu akbar.

Artinya:

Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Mahabesar.
(dibaca 100x)

14. Tahlil

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.

Latin:

Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syartikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai in qadiir.

Artinya:

Tiada Ilah melainkan Allah semata, yang tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala puji, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.
(dibaca 10x)

15. Doa Kafaratul Majelis

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ اسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ.

Latin:

Subhaanakallaahumma wa bihamdika, asyhadu allaa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik.

Artinya:

Mahasuci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau, aku mohon ampun dan bertobat kepada-Mu.
(dibaca 3x)

16. Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْأُتِيَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمُ تَسْلِيمًا، عَدَدَ مَا أَحَاطَ بِهِ عِلْمُكَ، وَخَطَّ بِهِ قَلَمُكَ، وَأَحْصَاهُ كِتَابَكَ وَارْضَ اللهُمَّ عَنْ سَادَتِنَا أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِي وَعَنِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِينَ، وَعَنِ التَّابِعِينَ وَتَابِعِيهِمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

Latin:

Allaahumma shalli 'alaa muhammadin 'abdika wa nabiyyika wa rasuulikan nabiyyil ummiyyi wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallimu tasliima, 'adada maa ahaatha bihi 'ilmuk, wa khaththa bihi qalamuk, wa ahshaahu kitaabuk. Wardha allaahumma 'an saadatinaa abii bakrin wa 'umara wa 'utsmaana wa 'aliyyin wa 'anishshahaabati ajma'iin, wa 'anit taabi'iina wa taabiiihim bi ihsaanin ilaa yaumiddiin.

Artinya:

Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Nabi Muhammad: hamba-Mu, nabi-Mu dan rasul-Mu; nabi yang ummi. Juga kepada keluarga dan sahabatnya, serta berilah keselamatan sebanyak yang terjangkau oleh ilmu-Mu; yang tergores oleh pena-Mu; dan yang terangkum dalam kitab-Mu. Ridhailah ya Allah para pemimpin kami: Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali, serta semua sahabat, semua tabi'in, serta orang-orang yang mengikuti mereka sampai hari pembalasan.

17. Ayat Al-Quran (QS. Ali Imran [3]: 26-27)

قُلِ اللَّهُمَّ مُلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ ۖ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (٢٦)
تُولِجُ الَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُوْلِجُ النَّهَارَ فِي الَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ (۲۷)

Latin:

Qulillaahumma maalikal mulki tu'til mulka man tasyaa'u wa tanzi'ul mulka mimman tasyaa, wa tu'izz u man tasyaa'u wa tudzillu man tasyaa, biyadikal khair, innaka 'alaa kulli syai'in qadiir. Tuulijul laila finnahaari wa tuulijun nahaara fil laili wa tukhrijul hayya minal mayyiti wa tukhrijul mayyita minal hayyi wa tarzuqu man tasyaa'u bighairi hisaab.

Artinya:

(26) "Wahai Tuhan Yang Mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu."
(27) "Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)."

18. Doa Menjelang Malam

اللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا إِقْبَالُ لَيْلِكَ (نَهَارِكَ) وَادْبَارُ نَهَارِكَ (لَيْلِكَ) وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفِرْ لِي.

Latin;

Allaahumma inna haadzaa iqbaalu lailika (nahaarika) wa idbaaru nahaarika (lailika) wa ashwaatu du'aatika faghfirli.

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya ini adalah malam (siang)-Mu yang telah menjelang dan siang (malam)-Mu yang telah berlalu, serta suara-suara dari para penyeru-Mu, maka ampunilah aku.

19. Doa Mohon Segala Kebaikan

اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذِهِ الْقُلُوْبَ قَدِ اجْتَمَعَتْ عَلَى مَحَبَّتِكَ، وَالْتَقَتْ عَلَى طَاعَتِكَ، وَتَوَهَّدَتْ عَلَى دَعْوَتِكَ، وَتَعَاهَدَتْ عَلَى نُصْرَةِ شَرِيعَتِكَ فَوَثَقِ اللَّهُمَّ رَابِطَتَهَا وَآدِمْ وُدَّهَا وَاهْدِهَا سُبُلَهَا وَامْلَأْهَا بِنُورِكَ الَّذِي لَا يَخْبُوْ وَاشْرَحْ صُدُرَهَا بِفَيْضِ الْإِيْمَانِ بِكَ وَجَمِيلِ التَّوَكَّلِ عَلَيْكَ وَأَحْيِهَا بِمَعْرِفَتِكَ وَآمِتْهَا عَلَى الشَّهَادَةِ فِي سَبِيْلِكَ إِنَّكَ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ، اللَّهُمَّ آمِيْنِ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Latin;

Allaahumma innaka ta'lamu anna haadzihil quluuba qadijtama'at 'alaa mahabbatik, waltaqat 'alaa thaa'atik, wa tawahhadat 'alaa da'watik, wata'aahadat 'alaa nushrati syari'atika. Fawatstsiqillaahumma raabithatahaa wa adim wuddahaa wahdihaa subulahaa wamla'haa binuurikal ladzii laa yakhbuu wasyrah shudurahaa bifaidhil iimaani bika wajamiilit tawakkuli 'alaika wa ahyihaa bima'rifatika wa amithaa 'alasy syahaadati fii sabiilika innaka ni'mal maula wa ni'man nashiir, allaahumma aamiin. Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah terkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru (dakwah di jalan)-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu, maka kuatkan ikatan pertaliannya. Ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya, dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tidak akan pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu, hidupkanlah dengan ma'rifat-Mu dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Amin. Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada Muhammad, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya.

20. Dzikir Tawakal

حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ سَبْعَ مَرَّاتٍ كَفَاهُ اللَّهُ هَمَّهُ مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Latin:

Hasbiyallahu laa ilaaha illaa Huwa 'alaihi tawakkaltu wa Huwa Rabbul 'Arsyil 'Azhim, sab'a marrat. Kafahullahu hammahu min amrid-dunyā wal-akhirah

Artinya:

"Cukuplah bagiku Allah, tidak ada sembahan haq kecuali Dia, kepada-Nya aku tawakal dan Dia Rabb Arsy yang agung."
(dibaca 7X)

21. Doa Pagi dan Petang

اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُورُ وَإِذَا أَمْسَى فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Latin:

Allaahumma bika asbahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuut wa ilaikal-nuszuur. Wa idzaa amsaa falyaqul: Allaahumma bika amsaynaa wa bika asbahaa wa bika nahyaa wa bika namuut wa ilaikal-mashiir.

Artinya:

"Ya Allah, dengan-Mu kami berada di waktu pagi dan dengan-Mu kami berada di waktu sore, dengan-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu kebangkitan,' dan jika sore hari hendaknya mengucapkan, 'Ya Allah, dengan-Mu kami berada di waktu sore dan dengan-Mu kami berada di waktu pagi, dengan-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu tempat kembali."

22. Doa Perlindungan dari Keburukan Diri dan Setan

اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ، عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ

Latin:

Allahumma fathiral-samaawaati wal-arḍi, 'aalimal-ghaybi wasy-syahaadah, rabbakulli syai'in wa maliikah, asyhadu allaa laa ilaaha illa anta, a'uudzu bika min syarri nafsii wa syarri asy-syaitaan wa syirkih

Artinya:

"Ya Allah, pencipta langit dan bumi, Maha mengetahui yang ghaib dan nampak, Rabb segala sesuatu dan pemiliknya, aku bersaksi tidak ada sembahan yang haq kecuali Engkau, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan diriku, dan keburukan setan serta kesyirikannya."

23. Doa Memohon Afiat dan Perlindungan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي، وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أَغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

Latin:

Allaahumma innii as'aluka al-'aafiyata fid-dunya wal-aakhirah. Allaahumma innii as'aluka al-'afwa wal-'aafiyata fii diinii wa dunyaayi wa ahli wa maalii. Allaahumma ustur 'awratii, wa aamin raw'atii, allaahumma iḥfaẓnii min bayni yadayya wa min khalfī wa 'an yamiinii wa 'an shimaalii wa min fawqii wa a'udzu bi'aẓamatika an aghtaala min taḥtii.

Artinya:

"Ya Allah, sungguh aku mohon pada-Mu afiat di dunia dan akhirat. Ya Allah, sungguh aku mohon pada-Mu maaf dan afiat pada agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, tutuplah auratku, dan amankan goncangan jiwaku. Ya Allah, peliharalah aku dari depanku, dari belakangku, dari kananku, dari kiriku, dari atasku, dan aku berlindung kepada-Mu ditimpa secara tiba-tiba dari bawahku."

24. Dzikir Pagi dan Sore

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin:

laa ilaaha illallaahu waḥdahu laa syariika lahu, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir,

Artinya:

"Tidak ada sembahan yang haq kecuali Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu."

(dibaca 10x)

Keutamaan Doa dan Dzikir Setelah Sholat Ashar

Sholat Ashar memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Dalam Kitab Induk Doa dan Zikir (Terjemah Kitab al-Adzkar) karya Imam an-Nawawi, dijelaskan bahwa memperbanyak dzikir setelah sholat Ashar termasuk sunnah muakkadah, yaitu kesunnahan yang sangat ditekankan dan telah diamalkan oleh para ulama salaf maupun kontemporer.

Berikut sejumlah keutamaan doa dan dzikir setelah sholat Ashar:

1. Termasuk waktu sholat Wustha yang sangat dijaga

Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa sholat Ashar dan sholat Subuh merupakan sholat Wustha berdasarkan pendapat yang sahih. Karena itu, dzikir setelah Ashar memiliki keutamaan khusus dan dianjurkan untuk diperbanyak.

2. Waktu dzikir yang diperintahkan langsung dalam Al-Quran

Allah SWT secara khusus memerintahkan hamba-Nya untuk bertasbih pada waktu pagi dan petang, yang oleh para ulama dijelaskan termasuk waktu setelah sholat Ashar hingga menjelang Maghrib.

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا
"Dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya."
(QS. Thaha: 130)

3. Dzikir Ashar termasuk dzikir pagi dan petang

Dzikir setelah sholat Ashar juga masuk dalam kategori dzikir pagi dan petang, yang sangat dianjurkan dalam Al-Quran sebagai bentuk penjagaan diri dan penguat iman.

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ
"Dan sebutlah nama Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dengan suara yang lirih, pada waktu pagi dan petang."
(QS. Al-A'raf: 205)

4. Dzikir Ashar menjadi ciri orang beriman sejati

Orang-orang yang menjaga dzikir di waktu pagi dan petang dipuji Allah sebagai hamba yang tidak lalai oleh urusan dunia.

يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ ۝ رِجَالٌ لَا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ
"Bertasbih kepada Allah di dalam masjid pada waktu pagi dan petang, orang-orang yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual beli dari mengingat Allah."
(QS. An-Nur: 36-37)

5. Dzikir setelah Ashar lebih utama daripada harta dunia

Dalam riwayat yang dicantumkan Imam an-Nawawi (meski sanadnya dhaif), disebutkan keutamaan besar duduk berdzikir setelah sholat Ashar.

Rasulullah SAW bersabda:
"Aku duduk bersama kaum yang sedang berzikir kepada Allah setelah sholat Ashar hingga matahari terbenam lebih aku sukai daripada memerdekakan delapan budak dari keturunan Ismail."
(HR. Ibnu Sunni)

6. Menjadi penutup amal di akhir siang

Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa waktu antara Ashar dan Maghrib merupakan akhir waktu siang, sehingga dzikir pada waktu ini menjadi penutup amal harian sebelum memasuki malam.

Demikian penjelasan mengenai keutamaan doa dan dzikir setelah sholat Ashar beserta dalilnya. Semoga detikers dapat mengamalkan dzikir ini dengan istiqamah, menutup hari dengan keberkahan, dan semakin dekat dengan ridha Allah SWT.

Artikel ini ditulis oleh Angely Rahma, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



Simak Video "Video Daerah yang Wisatawannya Meningkat di Libur Lebaran: Yogya-Pangandaran"

(sto/aku)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork