Turis Asal Inggris Ditahan gegara Rekam Rudal Iran Lintasi Langit Dubai

Internasional

Turis Asal Inggris Ditahan gegara Rekam Rudal Iran Lintasi Langit Dubai

Haris Fadhil - detikJogja
Minggu, 15 Mar 2026 16:15 WIB
Drone milik Iran hampir menghantam gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa.
Drone milik Iran hampir menghantam gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa. Foto: Dok. X @BRICSinfo
Jogja -

Seorang pria Inggris ditahan karena merekam rudal Iran yang melintas di langit Dubai Uni Emirat Arab (UEA). Pria itu didakwa berdasar undang-undang kejahatan siber di Dubai.

Dilansir detikNews dari CNN, Minggu (15/3/2026), pria berusia 60 tahun itu dilaporkan sebagai turis. Saat ini pria itu sedang ditahan.

"Kami sedang berhubungan dengan otoritas setempat menyusul penahanan seorang pria Inggris di UEA," kata Kementerian Luar Negeri Inggris kepada CNN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Negara UEA untuk Uni Eropa, Lana Nusseibeh, mengatakan kepada BBC enggan berkomentar soal hal tersebut. Namun dia mengatakan pria itu menyadari dia melanggar peraturan.

ADVERTISEMENT

"Saran terbaik saya kepada semua orang di sini, yang kami sambut kehadirannya adalah ikuti pedoman. Pedoman tersebut ada untuk keselamatan dan perlindungan Anda," ujar Nusseibeh.

Hukuman untuk pelanggaran hukum kejahatan siber di UEA adalah hukuman penjara minimal 2 tahun, serta denda 200.000 dirham UEA atau sekitar Rp 925 juta. Dalam sebuah wawancara di stasiun radio Inggris LBC, duta besar UEA untuk Inggris, Mansoor Abulhoul, mengatakan bahwa 'Uni Emirat Arab sangat aman'.

"Pedoman dan peraturan ada di UEA untuk memastikan keselamatan masyarakat," ujarnya.

Dia mengatakan aturan itu diterapkan agar mereka tidak terkena puing-puing yang berjatuhan. Jaksa Agung UEA juga telah memberi peringatan sebelumnya agar tidak menyebarkan foto atau video yang menunjukkan lokasi serangan.

Dia mengatakan UEA melarang orang untuk merekam agar mereka tidak terkena 'puing-puing yang berjatuhan'. Jaksa Agung UEA telah memperingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan foto atau video yang menunjukkan lokasi serangan atau informasi yang tidak akurat yang dapat menyebabkan kepanikan.

Berdasarkan data otoritas setempat, lebih dari 1.800 drone dan rudal telah diluncurkan ke UEA sejak perang AS-Israel dengan Iran dimulai. Enam orang tewas dan 141 orang terluka.



(afn/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads