Bus wisata dilarang melintasi kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta dan dilarang parkir di Tempat Khusus Parkir Senopati mulai hari ini. Kondisi terkini TKP terlihat cukup sepi, sementara lalu lintas di Titik Nol Kilometer berjalan normal.
Pantauan detikJogja di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, TKP Senopati lengang. Tak seperti biasanya yang dipenuhi bus wisata yang berjejer, area parkir kini hanya diisi beberapa kendaraan pribadi dan tukang becak yang menunggu penumpang.
Sementara itu, kawasan Titik Nol Kilometer terpantau ramai lancar. Tidak terlihat kemacetan yang berarti dan tidak ada bus wisata yang melintas di kawasan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang penarik becak di kawasan itu, Suyono, menilai kebijakan larangan parkir bus di dekat pusat kota berpotensi memengaruhi kunjungan wisatawan. Menurutnya, jika bus harus parkir jauh dari pusat kota, wisatawan akan kesulitan dan waktu kunjungan bisa berkurang.
"Kalau bus sampai tidak boleh parkir dekat kawasan kota, Jogja bisa jadi sepi. Wisatawan biasanya tidak mau ribet kalau parkirnya jauh dan harus ganti kendaraan lagi," ujar Suyono kepada detikJogja saat ditemui di sekitar Parkir Senopati, Gondoman, Jogja, Sabtu (14/3/2026).
Suyono juga menilai kebijakan tersebut berpotensi berdampak pada mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada sektor wisata di kawasan tersebut.
"Kalau wisatawan berkurang, yang terdampak bukan cuma becak. Pedagang di sekitar sini juga bisa kehilangan penghasilan, karena kami semua mengandalkan wisata," katanya.
Menurutnya, selama ini keberadaan bus wisata menjadi salah satu sumber penumpang bagi penarik becak di kawasan wisata pusat kota.
"Saya kerjanya dari wisata. Kalau tidak ada wisatawan, terus saya narik siapa?" tegasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, mengatakan meski bus wisata dilarang parkir di Senopati, tak berarti parkir Senopati akan juga ditutup. Kendaraan roda empat masih diperbolehkan parkir di sana.
"Sabtu besok itu saya akan menutup untuk bus tidak masuk ke Senopati, roda empat kecil masih boleh," ujar Hasto saat ditemui di Kompleks Balai Kota Jogja, Kamis (12/3).
Kebijakan ini, kata Hasto, menjadi titik awal kebijakan bus wisata dilarang masuk ke Kota Jogja. Selain itu, dengan kebijakan ini, Pemkot Jogja juga sekaligus akan menata TKP Senopati.
Selain itu, bus pariwisata bakal diarahkan parkir di TKP Ngabean dan TKP eks Menara Kopi. Untuk rekayasa lalu lintasnya, bus dari barat akan langsung atau jalan Wates akan langsung diarahkan masuk ke TKP Ngabean.
Suasana TKP Senopati, Kota Jogja, lengang usai bus wisata dilarang parkir, Sabtu (14/3/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja |
Sedangkan bus dari arah timur, lanjut Hasto, akan dipecah di simpang Gondomanan ke arah utara atau selatan.
"Kalau mau ke Ngabean saya arahkan ke selatan lewat pojok beteng. Kalau mau ke Menara kopi berarti dari perempatan Gondomanan dia ke utara," ungkap Hasto.
"Selain itu saya kira peluang parkir masih cukup banyak, sehingga cita-cita bus tidak melintas di Titik Nol itu insyallah bisa kita laksanakan mulai tanggal 14 itu," sambungnya.
(spu/ams)


Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya