Catat! Bus Wisata Dilarang Lewat Nol Km-Parkir di Senopati Mulai Sabtu

Catat! Bus Wisata Dilarang Lewat Nol Km-Parkir di Senopati Mulai Sabtu

Adji G Rinepta - detikJogja
Kamis, 12 Mar 2026 20:58 WIB
Arus lalu lintas di pusat Kota Jogja sekitar kawasan Tugu, Rabu (31/12) petang.
Arus lalu lintas di pusat Kota Jogja sekitar kawasan Tugu, Rabu (31/12) petang. Foto: Adji G Rinepta/detikJogja.
Jogja -

Bus wisata akan dilarang melintasi kawasan Nol Kilometer Kota Jogja dan dilarang parkir di Tempat Khusus Parkir Senopati mulai Sabtu (14/2). Berikut tempat parkir dan jalur yang bisa dilalui bus wisata jika kebijakan ini mulai diberlakukan.

Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, mengatakan meski bus wisata dilarang parkir di Senopati, tak berarti parkir Senopati akan juga ditutup. Kendaraan roda empat masih diperbolehkan parkir di sana.

"Sabtu besok itu saya akan menutup untuk bus tidak masuk ke Senopati, roda empat kecil masih boleh," ujar Hasto saat ditemui di Kompleks Balai Kota Jogja, Kamis (12/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebijakan ini, kata Hasto, menjadi titik awal kebijakan bus wisata dilarang masuk ke Kota Jogja. Selain itu, dengan kebijakan ini, Pemkot Jogja juga sekaligus akan menata TKP Senopati.

"Iya di Senopati itu kan kalau roda 4 masih bisa ditata rapi, pedagang-pedagang juga yang membelakangi jalan bisa ditata rapi. Sampahnya juga masih belum ter-manage dengan baik di situ, bukan dari warga kita tapi penumpang bus," paparnya.

ADVERTISEMENT

Bus wisata, kata Hasto, akan diarahkan untuk Parkir di TKP Ngabean dan TKP eks Menara Kopi. Untuk rekayasa lalu lintasnya, bus dari barat akan langsung atau jalan Wates akan langsung diarahkan masuk ke TKP Ngabean.

Sedangkan bus dari arah timur, lanjut Hasto, akan dipecah di simpang Gondomanan ke arah utara atau selatan.

"Kalau mau ke Ngabean saya arahkan ke selatan lewat pojok beteng. Kalau mau ke Menara kopi berarti dari perempatan Gondomanan dia ke utara," ungkap Hasto.

"Selain itu saya kira peluang parkir masih cukup banyak, sehingga cita-cita bus tidak melintas di titik nol itu insyallah bisa kita laksanakan mulai tanggal 14 itu," sambungnya.

Selain kebijakan itu, Hasto menambahkan, akses masuk ke Malioboro selama masa libur Lebaran juga akan dibatasi. Satu-satunya akses masuk ke Malioboro hanya akan melalui jalan Mataram.

"Selama Lebaran ini kita mengondisikan Malioboro hanya bisa dimasuki dari jalan Mataram, supaya tidak terjadi crowded," terang Hasto.

Sementara, Kasatlantas Polresta Jogja, AKP Alvian Hidayat mengatakan kebijakan ini akan membuat beban kendaraan di Nol Km akan berkurang.

"Justru untuk yang di jalur tengahnya, titik nol justru malah makin ringan karena tidak ada kendaraan besar. Ya kan kendaraan besar dialirkan di jalur pinggir justru akan mengurangi beban di seputaran titik nol baik sisi timur ataupun ke barat," pungkasnya.



(apl/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads