Aktivitas mudik Lebaran di Terminal Giwangan, Kota Jogja, mulai mengalami peningkatan sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Lonjakan penumpang terutama terjadi pada rute tujuan luar Pulau Jawa.
Pantauan detikJogja di Terminal Giwangan siang ini, sejumlah armada bus antarkota tampak keluar masuk area terminal. Beberapa penumpang terlihat menunggu di ruang tunggu keberangkatan. Meski jumlah penumpang belum terlalu padat, arus penumpang terlihat terus bergantian datang untuk menunggu bus sesuai tujuan masing-masing.
Kepala Regu Jaga Terminal Giwangan, Suharno, mengatakan peningkatan penumpang mulai terlihat pada H-7 Lebaran dibandingkan hari biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk kondisi hari ini dibandingkan hari biasa memang ada peningkatan. Karena H-7 ini didominasi penumpang yang bertujuan ke luar Jawa seperti Lampung, Jambi, Palembang, Bengkulu, dan juga Pekanbaru," kata Suharno saat ditemui di Terminal Giwangan, Jumat (13/3/2026).
Suharno menyebutkan, kenaikan jumlah penumpang tujuan luar Jawa diperkirakan mencapai sekitar 20-30 persen dibandingkan hari normal. Sementara untuk rute menuju wilayah Jabodetabek masih relatif stabil.
"Untuk tujuan Jakarta masih seperti biasa, jadi tidak ada peningkatan. Yang naik justru tujuan luar Jawa seperti Lampung, Jambi, Palembang, Bengkulu, dan juga Pekanbaru," ujarnya.
Suharno memperkirakan puncak kepadatan penumpang tujuan luar Jawa akan terjadi pada H-4 Lebaran. Hal ini karena perjalanan menuju wilayah tersebut membutuhkan waktu lebih lama.
"Kepadatan penumpang untuk luar kota kemungkinan puncaknya H-4. Karena perjalanan luar Jawa kan bisa memakan waktu dua hari," jelasnya.
Sementara itu, salah satu agen bus di Terminal Giwangan, Pretti, mengatakan peningkatan penumpang terutama terjadi pada rute Lampung dan Palembang.
"Lampung sama Palembang, iya (meningkat). Soalnya kan para mahasiswa pulang. Kalu kita buka rutenya di Jabodetabek, Bandung, Lampung, sama Palembang," ucapnya.
Pretti menyebutkan lonjakan penumpang bahkan mencapai dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Hal itu terlihat dari penambahan armada bus yang diberangkatkan.
"Ya, 100 persen, karena masih nambah bus-bus terus juga. Biasanya kan dua bus untuk Palembang, Lampung dua bus. Ini jadi Palembangnya tambah dua," ujarnya.
Selain itu, harga tiket bus juga mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan. Kenaikannya diperkirakan sekitar 30 persen dari harga normal.
"Naiknya nggak sebegitu sih, tapi memang naik, paling sekitar 30 persen," katanya.
Pretti menambahkan, tiket untuk keberangkatan untuk rute luar Jawa hingga 18 Maret bahkan sudah habis terjual ludes sejak beberapa hari lalu.
"Dari kemarin sampai tanggal 18 itu sudah penuh," tutupnya.
(aku/dil)

Komentar Terbanyak
Pengirim Sapi Kurban 'TIW' ke Masjid Dekat Rumah Amien Rais dari Jakarta
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping
Viral Pria Bawa Seprai Putih Disebut Pocong Mau Maling di Gunungkidul