Wanita Asal Purworejo Tewas Terapung di Waduk Sermo

Wanita Asal Purworejo Tewas Terapung di Waduk Sermo

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Kamis, 12 Mar 2026 18:52 WIB
Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di Waduk Sermo, Kulon Progo. Jenazah korban ditemukan warga yang hendak mencari rumput.
Proses evakuasi mayat wanita di Waduk Sermo, Kamis (12/3/2026). (Foto: dok. Polres Kulon Progo)
Kulon Progo -

Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di Waduk Sermo, Sremo Lor, Hargowilis, Kokap, Kulon Progo. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak mencari rumput pagi tadi.

"Benar penemuan mayat perempuan di Waduk Sermo, pagi tadi. Korban diketahui berinisial NJ (37) warga Purworejo, Jawa Tengah," kata Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sarjoko menerangkan, jenazah ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB, bermula saat seorang warga hendak mencari rumput di dekat dermaga 1 Waduk Sermo. Di kejauhan, dia melihat ada benda mengapung.

"Awalnya saksi akan merumput di dekat dermaga 1 Waduk Sermo, tampak dari jarak kurang lebih 20 meter terlihat benda yang mengapung," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Karena penasaran, warga tersebut kemudian berusaha mendekat. Setelah jaraknya sekitar 10 meter, saksi baru menyadari bahwa benda yang mengapung tersebut adalah mayat manusia.

"Kemudian saksi langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada SAR linmas yang sedang berjaga di dekat TKP tersebut," ucapnya.

Penemuan itu, kemudian dilaporkan ke petugas kepolisian. Unit Reskrim Polsek Kokap langsung berkoordinasi dengan Piket Inafis Polres kulon progo dan Puskesmas II Kokap serta PMI Kulonprogo guna dilakukan identifikasi terhadap mayat tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan identitas yang melekat pada tubuh korban saat ditemukan. Namun korban kemudian diketahui berinisial NJ (37) yang berasal dari Purworejo.

Selain itu, dari pemeriksaan awal juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban meninggal kurang lebih 12 jam dan mayat sudah dalam keadaan membengkak," ujarnya.

Saat ini jenazah korban telah dibawa ke ruang jenazah RSUD Wates untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban tersebut.




(aku/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads